‘Sesuka Hati’, Ketika Cinta sang Balerina Bertepuk Sebelah Tangan

167 views

Karina Salim

iniSURABAYA – Dua tahun sejak dirilisnya debut single ‘Dalam Hati Saja’, kini penyanyi cantik multi talenta Karina Salim kembali menyapa pencinta musik Indonesia lewat sebuah lagu sweet ballad berjudul ‘Sesuka Hati’.

Lagu ini musiknya diproduksi kakak beradik Tantra dan Mhala yang tergabung dalam Numata. Menurut Tantra yang menggarap musiknya, lagu ini sangat cocok dengan karakter suara Karina Salim yang lembut.

“Melodinya manis dan perempuan sekali,” ujar Tantra. Penikmat musik Tanah Air akan dimanjakan oleh vokal lembut Karina Salim yang meniti nada-nada melodius dengan apik.

Sedang Mhala yang menciptakan lirik mengatakan bahwa lagu ini diambil dari point of view perempuan. “Ceritanya tentang seorang perempuan yang telah berbuat banyak untuk pujaan hatinya, tetapi justru laki-lakinya menggampangkan hubungan tersebut,” tutur Mhala.

Karina Salim mengaku sangat senang akhirnya bisa kembali ke dunia musik. “Saat pertama kali dengar demo lagu ini, aku sudah membayangkan bakal seperti apa penghayatannya,” ujar pemilik nama Karina Ekaputri Salim ini.

Yang menarik, lanjut Karina yang kelahiran Jakarta 24 Agustus 1991, adalah ketika sutradara Candi Soeleman menyumbangkan ide untuk mengangkat sisi lain dirinya sebagai balerina. Jadi dalam konsep video klipnya dibangun karakter tentang sosok balerina di sekolah balet, dan di tempat itu pula murid tersebut membina hubungan dengan gurunya.

Menurut Karina, kisah dalam lagu itu seperti dalam film ‘Black Swan’, yaitu ketika guru dan murid menjalin hubungan kasih. “Tetapi sayang di cerita video klip, si guru hanya sekedar memberikan harapan palsu, dan ternyata dia sudah mempunyai kekasih,” katanya.

Karina yang dikenal sebagai seorang balerina, model, aktris dan musisi ini mengaku melakukan pendalaman khusus sebelum take rekaman, agar bisa melakukan penghayatan total. Dia berharap lagu ‘Sesuka Hati’ yang diluncurkan pada penghujung Maret 2017 ini bisa diterima secara luas oleh masyarakat pecinta musik Indonesia.

Karina mulai belajar balet dari umur 5 tahun. Karir di dunia akting dan teater dimulai di Teater Onrop! Musikal & Teater Dream On in Dance Musical tahun 2010 karya sutradara Joko Anwar sebagai pemeran utama. Kerja sama dengan Joko Anwar berlanjut saat Karina berperan di film berjudul Durable Love yang dirilis tahun 2012.

Kemampuan aktingnya dibuktikan pula dalam film ‘What They Don’t Talk About When They Talk About Love’. Film yang rilis tahun 2013 ini menjadi film Indonesia pertama yang berkompetisi di Sundance Film Festival.

Karina juga bermain di film Pintu Harmonika 2013 (sutradara Sigi Wimala, Luna Maya, dan Ilya Sigma), film Kebaya Pengantin tahun 2014 (disutradarai Nia Dinata), dan Mantan Terindah di tahun 2014 dengan sutradara Farishad Latjuba. Penghargaan pernah pula dia raih antara lain ‘The Most Talented Female’ for Fun Fearless Female 2012 oleh Cosmopolitan Indonesia.

Dan pertama kalinya Karina memenangkan Piala Indonesian Movie Awards 2014 untuk kategori ‘Pendatang Baru Wanita Terbaik’.

Di tahun 2017 ini Karina Salim sedang terlibat dalam syuting untuk serial TV The East dan baru saja menyelesaikan promo film Salawaku yang sempat tayang di Jepang dan Belanda. Brand ambassador produk rambut dan kecantikan ini jatuh cinta dengan musik orkestra atau instrumental, seperti karya-karya dari komposer Alexandre Desplat dan Ennio Morricone.

Menurut Karina, salah satu hal yang menginspirasinya di dunia musik adalah kecintaannya pada musik klasik yang dibawakan penyanyi Disney, seperti Lea Salonga. “Bagi saya musik adalah sarana untuk mengolah jiwa dan memperkuat diri untuk menekuni berbagai bidang seni,” cetusnya. –sum

Posting Terkait