Beranggotakan Lintas Usia dan Profesi, Komunitas Ini Siap Bergerak Setiap Ada Permasalahan Sosial

195 views

Ermy Kulit (tengah) bersama anggota Indonesia Smile Community di acara ulang tahun ke-8 komunitas tersebut.

iniSURABAYA – Suasana Ballroom Hotel Elmi Surabaya, Jumat (12/5) malam begitu meriah. Ratusan anggota Indonesia Smile Community tumpah ruah melepas kangennya.

Anggota komunitas yang sudah didirikan sejak delapan tahun silam ini ternyata nyaris jarang bertemu. “Komunikasi lebih banyak dilakukan melalui sosial media (sosmed),” kata Idrus Alwi, Ketua Panitia HUT ke-8 Indonesia Smile Community.

Tak heran bila pertemuan malam itu begitu berarti. Kebersamaan atas panggilan hati, itu adalah falsafah ISC yang sangat diutamakan oleh seluruh anggotanya.

“Lewat wadah ini kami ingin mempererat silaturahmi antar sesama,” ungkap Idrus Alwi yang juga aktif di salah partai ini.

ISC yang kini anggotanya sudah mencapai 400 orang ini, lanjut Idrus, berdiri atas kesamaan keinginan anggota yang ingin berbagi pada anggota masyarakat yang sedang mengalami sakit atau permasalahan lainnya.

“Begitu ada info ada yang perlu dibantu, kami spontan langsung turun tangan,” ujar Mardiana, Ketua Umum ISC.

Menurut Mardiana, ISC awalnya dipimpin oleh Herry Prasetya yang sempat duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Timur.

Sejak awal anggota ISC beragam usia dan latar belakang profesi. Ada yang politikus, pejabat Pemprov dan Pemkot Surabaya, seniman, dan juga latar belakang profesi lainnya.

“Tetapi, sebetulnya wadah ini tidak punya kepengurusan formal seperti organisasi lainnya yang disahkan lewat badan hukum. Sebagai komunitas kepengurusan kami adalah kolektif,” kata

Suasana ulang tahun kian meriah ketika artis senior Ermy Kullit tampil di atas panggung. Sedikitnya 10 lagu hits yang dilantunkan Ermy Kullit malam itu.

Selain komposisi lagu baru berjudul Masih Ada Lagi, yang paling dinanti adalah tembang Pasrah karya Ryan Kyoto, dan Kasih ciptaan Richard Kyoto. –sum

Posting Terkait