FJazzC Siap Duet Bareng Kartolo, Ini Konsep yang Akan Mereka Tampilkan

249 views

Personel FJazzC saat berlatih bareng seniman ludruk, Kartolo.

iniSURABAYA – Buat penggemar penyanyi Tulus ini ada kabar baik. Artis bernama lengkap Muhammad Tulus dan kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, 20 Agustus 1987 ini bakal tampil di acara bertajuk ‘J-MAGS, Jazz Mangrove Surabaya’.

Selain Tulus, kegiatan yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surabaya di Kampus Unmuh Mulyorejo Surabaya itu dimeriahkan pula oleh sejumlah musisi lokal seperti Fusion Jazz Community (FJazzC), Surabaya All Star, Kasta, Komunitas Tari, serta Komunitas Theater.

Musisi Ucok, pentolan FJazzC mengkonfirmasi bahwa komunitas mereka akan turut gabung di panggung spesial tersebut.

“Untuk ke sekian kalinya kami mendapat kehormatan memadukan musikalitas kami dengan Kartolo, seorang budayawan yang melegenda tapi tetap rendah hati, jujur, ramah, halus budi bahasanya, tidak sombong,” tutur Ucok, Rabu (17/5/2017).

Ketika dihubungi iniSURABAYA.com, Ucok menyatakan, yang dilakukan FJazzC ini agak sulit karena masuk di pakemnya seni ludruk.

“Ada pembukaan yang namanya lomboan dua bagian, petholan tiga bagian, dan Jula-Juli enam bagian. Itulah pakem ludruk,” tegas pria berambut panjang ini.

Menurut Ucok, dia bersama kawan-kawan musisi FJC berusaha masuk di sela-sela pakem ludrukan tersebut, dan sekaligus mendasari semua bagian itu dengan chord dan harmonisasi jazz.

“Kami juga berusaha ‘berdialog’ melalui nada (jamming) dengan abah (Kartolo),” ungkap Ucok.

Dalam pertunjukan tersebut FJazzC diwakili oleh tiga grup. Yang pertama adalah Brassteam yang terdiri dari lima orang pemain tiup plus band, lalu Bteam yang akan menghadirka pop-jazz, dan Kertalangu yang bakal kolaborasi bareng Kartolo.

Ucok dan kawan-kawannya di FJazzC sudah melakukan latihan secara serius bersama Kartolo agar mereka bisa tampil prima saat pementasan nantinya.

“Saking seriusnya, janjian ape ketemu jam pitu bengi lhaaaaaa kok jam pitu isuk wes nang markas e FjazzC (Janjian mau ketemu pukul tujuh malam kok malah pukul tujuh pagi sudah di markas FJazzC). Alasan e abah lek mbengi iku jam songolas jare (Alasan abah Kartolo, kalau malam itu harusnya pukul 19.00!),” beber Ucok sambil tertawa.

Yang tak kalah menarik, di acara ini pengunjung bisa pula belajar banyak tentang Wisata Mangrove Surabaya melalui workshop tentang mangrove.

Juga ada game edukatif tentang mangrove dan fun bike dari Wisata Mangrove menuju kampus UM Surabaya. –sum

Posting Terkait