Nida dan Laila Tunggu Hak Paten Agar Bisa Bikin Lipmi Secara Massal

119 views

iniSURABAYA – Dua mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya melakukan inovasi di bidang kecantikan.

Produk make up yang digagas oleh Nida Ankhfiyya (18) asal Bojonegoro dan Lailatul Qodriyah (20) asal Probolinggo ini adalah lipstik yang tak pernah lepas dari keseharian wanita.

Lipstik ini diberi nama ‘Lipmi’, yang berarti lipstik sehat cantik alami. Dan bahannya pun mudah didapat yaitu buah bit.

“Buah bit masih sering ditemukan di daerah dataran tinggi seperti Malang, atau di supermarket besar terdekat,” kata Nida Ankhfiyya.

Inovasi ini dibuat oleh Nida dan Laila dalam rangka mengikuti program Gerakan Yuk Meneliti (GYM) yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk meningkatkan inovasi mahasiswanya dengan topik meneliti tumbuhan lokal Indonesia.

Nida dan Laila terinspirasi membuat lipstik ini dari teman-teman di sekitarnya yang sering mengeluhkan punya bibir hitam dan pecah-pecah usai menggunakan lipstik.

Pada Februari 2017 usai melakukan penelitian selama sebulan penuh, kedua mahasiswi tersebut berhasil menemukan kandungan buah bit yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Lipstik Lipmi memiliki bentuk cair seperti liptint yang sedang tren saat ini.

Selain buah bit, ‘Lipmi’ terbuat dari minyak zaitun, lip butter, dan juga glycerin untuk melembabkan bibir yang pecah-pecah.

Ketika dioles pada bibir, warna bibir segera berubah menjadi merah merona alami. “Lipstik ini dikemas dalam dua bentuk, yakni botol panjang dan bentuk jar,” kata Lailatul Qodriyah menambahkan.

Menurut gadis yang akrab disapa Laila ini, selain tahan sampai lima jam lipstik ini juga aman untuk tubuh. “Kalau nggak sengaja tertelan juga nggak papa,” ujarnya.

“Saat ini, kami sedang menunggu hasil hak paten produk kami tersebut,” tutur Nida. Setelah itu, mereka akan terus mengembangkan Lipmi agar segera dapat dipasarkan. –sum

Posting Terkait