Tren Sosialita Surabaya, Cari Tempat Nongkrong Sekaligus Mempercantik Diri

389 views

Nongkrong sambil mempercantik diri, itulah tren sosialita Surabaya belakangan ini.

iniSURABAYA – Maraknya bermunculan komunitas perempuan dengan segala aktivitasnya membuat kebutuhan terhadap tempat yang nyaman pun kian bervariasi.

Para sosialita tak hanya ingin ketemu untuk ngobrol dan arisan. Di tempat yang sama mereka berharap bisa pula tersaji menu yang memenuhi selera, sekaligus kesempatan untuk mempercantik diri.

Koffee Plus Roof Bar di lantai 11 Hotel G Suites Surabaya tampaknya bisa jadi jawaban atas tren tersebut. Nongkrong, nikmati menu makanan, sambil mempercantik diri.

Saat bertemu, ngobrol melepas kangen dan berbagi cerita, mereka juga bisa santap siang sembari mempercantik diri.

Atmosfer di hotel ini memang tak hanya mengandalkan pemandangan menarik sky view. Sebab di ruangan yang sama disajikan pula ‘menu’ perawatan kuku alias nail art.

“Wanita sekarang kan suka kumpul-kumpul yang tidak hanya untuk makan, tetapi sekalian melakukan perawatan,” tegas Amadea Prastiwi, owner Salon Kuku Ellery.

Menurut wanita yang akrab disapa Dea ini, perawatan kuku jadi pilihan karena nail art sedang tren. Beragam tren kuku dengan gel dari Korea dan Amerika juga tersedia di salon kuku ini.

Tampilan kuku tidak hanya dipoles dengan warna-warna polos melainkan bisa ditambah pernak-pernik seperti batuan, stiker, mutiara atau tambahan warna yang dicat secara selang seling.

“Girls Time itulah kemasan yang kami tawaran. Ketemu, nongkrong, ngobrol ini tidak hanya dilakukan wanita muda usia. Mereka yang ibu-ibu pun kerap menggelar acara di tempat yang bisa digunakan untuk beragam keperluan, khususnya urusan mempercantik diri,” ujarnya.

Girls Time, sembari arisan dan mempercantik diri diakhiri santap ramai-ramai.

Soal makanan, di Koffee Plus Roof Bar ini disajikan menu khusus, yaitu Sego Krawukan. Tampilan menu ini sangat istimewa karena disajikan memanjang hingga satu meter di atas meja.

Berbeda dari penyajian menu lain yang biasanya memakai piring, menu Sego Krawukan disajikan menggunakan alas daun pisang.

“Sego krawukan ini terinspirasi dari cara makan orang-orang yang biasanya pakai tangan istilahnya dikrawuk. Jjadi cara menyantap kuliner ini juga seru,” kata Imanda Bagus Yanuar Putra, Manager Food and Beverage Hotel G Suite.

Sajian ini makin lengkap dengan aneka lauk yang ditawarkan seperti tahu dan tempe bacem, kering tempe, telur dadar iris, balado kentang, urap-urap, ayam panggang dan sayur lodeh tewel. Ditambah aneka sambal, yaitu sambal mangga, matah, terasi, kecap dan sambal mentah yang dicampur dengan mentimun.

Sego Krawukan ada tiga varian, yakni versi Suroboyoan, Sego Krawukan Yogyaetnik dan Balinese. Yang membedakan hanya di varian lauknya. –sum

Posting Terkait