Chef Hotel Berbintang Adu Masak Menu Tradisional di Ajang ‘Game of Stove’, Inilah Hasilnya

1059 views

Chef dari hotel berbintang adu ketrampilan masak di acara ‘Game of Stove’.

iniSURABAYA – Bagaimana jika para chef hotel adu ketrampilan memasak? Pasti sangat seru. Apalagi ini pesertanya adalah para juru masak dari hotel berbintang.

Kompetisi ‘Game of Stoves’ yang digelar, Senin (3/7/2017) lalu itu diselenggarakan Hotel JW Marriott Surabaya bersama Hotel Four Points by Sheraton, Hotel Fairfield by Marriott dan Hotel Sheraton yang mulai September 2016 lalu resmi menjadi bagian Marriott International.

Tantangan yang diberikan pada para chef ini adalah menghadirkan menu tradisional dengan cara berbeda.

Dalam waktu hampir satu jam, para chef ini pun adu kemampuan memasak menu yang sudah tak asing, seperti nasi jagung plus ayam bumbu rujak tentu sudah tak asing. Begitu pula rujak cingur maupun kue tok.

Gareth Kadea dari Hotel Sheraton misalnya, mencoba bereksperimen dengan membuat menu nasi jagung plus ayam bakar bumbu rujak. Bahan yang dipakai antara lain nasi sorgum, jagung putih, dan jagung biasa.

“Jagung putih ini spesial karena jarang ada sekarang,” kata chef asal Sidoarjo ini.

Sementara Rubby Antasari dari Hotel JW Marriott Surabaya mencoba mengombinasi kacang hijau kupas dengan daun semanggi untuk isian kue tok.

“Selama ini kue tok hanya dikenal dengan isian kacang ijo. Saya coba yang lain yang tetap mengangkat ciri khas Surabaya, yaitu semanggi,” tutur Rubby.

Agar tampil berwarna-warni, Rubby memberikan pewarna kue untuk kue toknya. Proses akhir adalah mengukus kue tersebut selama 15 menit.

Chef Usman Fatona menghadirkan rujak cingur dengan caranya yang istimewa.

“Sayurnya, kangkung saya goreng sehingga terasa crispy,” bebernya.

Sedang timun, tomat, bengkuang, nanas, dan pepaya dia buat setup. Agar tumbuh rasa khas chef Four Point ini menambahkan kayu manis, pekak, gula, serta jeruk nipis.

“Proses perendaman dilakukan selama dua jam untuk mengeluarkan rasa bumbunya,” ungkap Chef Usman yang dikenal lewat olahan salad dan upetizer nya ini.

Untuk toppingnya dia pakai edible flower, seperti bunga krissan,dan mary gold sebagai ‘pemanis’. “Selain menimbulkan kesan menarik juga mewah. Ini penting karena jadi sajian di hotel bintang empat dan lima,” tegasnya.

Dari sembilan peserta itu dipilih empat pemenang yang menunya akan disajikan di seluruh buffet restoran pada saat Indonesia Culinary Journey 2017.

”Puncak acara akbar Indonesia Culinary Journey ini bakal digelar bulan Agustus nanti,” kata Chef Andri Aryono, Executive Chef dari Hotel JW Marriott Surabaya. –sum

Posting Terkait