Ini Akibatnya Jika Generasi Milenial Anggap Internet Sebagai Temuan Hebat

736 views

iniSURABAYA – Era serba digital sekarang turut merubah tren belanja masyarakat. Survei terbaru lembaga riset Snapcart yang dilakukan pada Januari 2018 menunjukkan bahwa generasi millenial menjadi pembelanja terbanyak di bidang e-commerce yakni sebesar 50 persen (25-34 tahun).

Mayoritas konsumen belanja online berdasarkan gender adalah wanita dengan jumlah mencapai 65 persen. Jika digabung dengan generasi Z (15-24 tahun) maka jumlah pembelanja dari generasi muda mencapai sekitar 80 persen.

Adapun survei ini dilakukan melalui aplikasi Snapcart yang memanfaatkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) pada 6.123 responden.

Lalu, mengapa generasi millenial dan Z mendominasi pasar online? Generasi millenial adalah generasi pertama yang melihat internet sebagai sebuah penemuan yang hebat dan mengubah segalanya.
Baca juga : http://inisurabaya.com/inilah-pilihan-belanja-generasi-milenial-tak-lagi-nge-mall-melainkan/

Sedangkan generasi Z merupakan generasi yang terlahir ketika internet dan sosial media sudah menjadi keseharian. Felix menambahkan, bonus demografi menjadi salah satu penyebab mengapa dua generasi tersebut mendominasi pasar online.

“Indonesia punya bonus demografi di umur produktif yang sangat tinggi. Siapa umur produktif? Millenial dan gen Z,” ucapnya sebagaimana dikutip kompas.com, Kamis (22/3/2018).

Selain itu, millenial dan gen Z dianggap sebagai generasi yang sudah lekat dengan nafas digital. Sehingga karakter digital memang sudah sangat melekat pada dua generasi tersebut. Termasuk dalam perilaku berbelanja.

Di samping itu, perkembangan infrastruktur internet juga dinilai sebagai faktor lainnya. Tak menutup kemungkinan profil pembelanja online akan berubah pada 10 tahun ke depan seiring dengan perkembangan teknologi.

Sebagaimana terjadi di negara-negara maju atau negara revolusi seperti China yang sudah memiliki infrastruktur internet yang mumpuni. “Jadi kalau 10 tahun lagi infrastruktur kita bagus terus maka kita akan melihat kondisinya mungkin seperti China atau Australia,” ujar Felix. dit/kompas.com

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)