‘Annyeong Indonesia’, Warga Korea Belajar Membatik di ‘Halo Indonesia’

842 views

iniSURABAYA – ‘Annyeong Indonesia’,  acara international cross culture yang diselenggarakan Sumatera36 Surabaya terasa unik dan berbeda. Pasalnya, ‘Annyeong Indonesia’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Halo Indonesia’ itu memperkenalkan kebudayaan Korea dan Indonesia.

Sabtu (12/5/2018) siang itu belasan keluarga warga negara Korea yang tinggal di Surabaya aktif dalam beberapa kegiatan di lantai 10 dan lantai D apartemen tersebut. Dimulai dengan Coffee Workshop, dan Batik Shops pada pukul 13.30, berlanjut dengan Batik Makin Class, K-Shops, Korean Hand Bouquet Class, dan diakhiri dengan Rice Wine Tasting Dinner pada pukul 18.00.

“Seru. Saya baru pertama kali belajar membatik. Tadi sempat kena cairan lilin panas di tangan, tapi nggak apa-apa kok,” kata Oh Hyun Jeong kepada iniSurabaya.com.

Oh Hyun Jeong  yang kini menempuh pendidikan di kelas VIII Surabaya International School (SIS) ini mengaku ternyata susah untuk membatik. “Drop lilinnya susah, sehingga cairannya melebar dari garis,” ungkapnya sambil menunjukkan hasil kreasi membatik yang dia lakukan di acara Batik Makin Class.

Sementata Oh Hxun Seung, adik kandung Oh Hyun Jeong juga menyatakan rasa senangnya bisa ikut di acara tersebut. “Saya suka aromanya (lilin),” cetus murid kelas IV SIS ini sambil tertawa.

Teknik membatik yang diajarkan kepada warga Korea itu diajarkan oleh tim dari Rumah Batik Jawa Timur. “Kami ajarkan teknik batik tulis dengan pewarnaan memakai kuas yang menarik untuk anak-anak,” kata Syarif Usman dari Rumah Batik Jawa Timur.

Meski melakukan proses pewarnaan, Syarif menjamin warna yang digunakan untuk belajar membatik itu aman bagi kulit. “Hari ini mereka belajar membatik dan mewarnai secara sederhana. Jika belum puas bisa mengunjungi Rumah Batik di Jl Dukuh Bulak Banteng Timur 94 Surabaya,” paparnya.

Syarif mengaku senang melihat antusiasme peserta yang semuanya warga negara asing itu. “Dari proses belajar ini mereka jadi tahu ternyata bikin batik tidak mudah. Karena itu diharapkan pula mereka bisa menghargai kreasi tradisional Indonesia ini,” tegasnya. dit

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)