The Voice Indonesia Tidak Eksplor Keunikan Peserta, Ini Perbedaan Lain dengan Ajang Penggalian Bakat Lainnya

795 views

Para juri lokal The Voicel Indonesia, Dessy Agustina (pakai kacamata), Esther Katrina (tengah), Irul (pakai topi) bersama para peserta audisi di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya.

iniSURABAYA – “Belum dapat (peserta yang bagus),” begitu tegas Irul Mpal, salah satu juri lokal The Voice Indonesia kepada iniSurabaya.com, Sabtu (21/7/2018).

Saat ditemui di saat jeda penjurian yang dilakukan di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya, penyanyi rock kenamaan Surabaya ini mengaku banyak peserta merengek minta agar bisa diloloskan di ajang penggalian bakat versi GTV tersebut. “Saya sih berusaha untuk tega, agar The Voice Indonesia benar-benar mendapatkan peserta yang berkualitas,” ujarnya.

Komentar senada dilontarkan Esther Katrina, juri lokal The Voice Indonesia lainnya. “Saya masih yakin ada kontestan yang bisa mewakili Surabaya ke Jakarta,” begitu penyanyi jebolan ajang penggalian bakat The Dream Girl ini.

Senada dengan Irul dan Esther, Erwin Munazat, Promo Dept Head GTV juga menandaskan bahwa standar utama The Voice Indonesia adalah kualitas suara. “Ini memang berbeda dengan ajang penggalian bakat lainnya yang bisa dipengaruhi banyak faktor,” tuturnya.
Mengenai genre yang harus dikuasai kontestan, Erwin menyatakan tidak membatasi pada jenis musik tertentu. “Tetapi tentunya non-dangdut. Meski itu pun tidak mutlak. Sebab, bisa jadi ada request agar peserta juga bisa membawakan lagu-lagu Melayu,” imbuhnya.

Meski begitu, Erwin kembali menekankan bahwa The Voice lebih mengutamakan kemampuan vokal. “Teknik vokal penting, karena yang ditonton nanti adalah sebuah kompetisi bukan Cuma showcase,” katanya.

Terkait itu pula, Erwin menyatakan bahwa peserta bisa dari berbagai latar belakang. “Kami tidak mengeksplor keunikan seseorang seperti di ajang penggalian bakat lainnya. Kami pilih mereka yang punya kualitas dan kemampuan menyanyi dengan baik. Sebab nanti ujung-ujungnya yang memilih jadi pemenangnya adalah penonton,” ungkapnya.

The Voice Indonesia terbuka bagi siapa saja dengan batasan usia minimal 16 tahun. Audisi terbagi dalam beberapa tahapan yaitu open audition, private audition, dan big auditions.

Rangkaian audisi digelar di 18 kota di seluruh Tanah Air, dan Surabaya menjadi kota ke-11 yang menggelar audisi The Voice Indonesia. Jika lolos ke Jakarta, peserta akan menjalani tahapan seleksi yang lebih ketat yaitu Blind Auditions, Knockout, Batle Round, Live Round, Semifinal, dan Grand Final. dit

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)