Beri Suara ‘Yes’ atau ‘No’? Begini Proses Penentuan Juara Rising Star Indonesia

Fadhilah Intan (kanan) sedang menghibur peserta audisi Rising Star Indonesia, juga menguji nyali para peserta.

iniSURABAYA – Sukses lewat penyelenggaraan Rising Star Indonesia sesi 1 dan 2, RCTI kini mempersiapkan Rising Star Indonesia musim ke-3. Babak awal dilakukan dengan menjaring peserta melalui serangkaian audisi di sejumlah kota di Indonesia.

Audisi di Surabaya berlangsung di Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Kamis (11/10/2018). Proses seleksi awal ini diikuti sedikitnya 1174 peserta yang datang dari berbagai daerah di sekitar Surabaya.

Peserta yang lolos babak seleksi, akan lanjut ke tahapan berikutnya, yaitu Room Audition. Formatnya sama seperti judging Indonesian Idol, tetapi tanpa antrian.

Di Room Audition, keputusan ‘Yes’ atau ‘No’ masih di tangan expert yang akan memilih kontestan-kontestan yang memiliki talenta untuk berhasil lolos ke babak Live Audition.

Rising Star Indonesia Kembali Digeber, Ini Bedanya dengan Indonesian Idol

Dan penentuan lolos atau tidaknya peserta dari babak Live Audition ditentukan melalui aplikasi, sementara expert hanya dapat menambah atau tidak poin kontestan.

Dalam babak Live Audition, masing-masing kontestan akan bernyanyi di belakang sebuah layar besar interaktif. Ketika jumlah suara Yes kontestan telah mencapai 70 persen, maka layar akan naik dan kontestan lolos ke babak berikutnya.

“Selain suara ‘Yes’ dari pemirsa di rumah, suara ‘Yes’ dari tempat expert juga akan menambah total suara kontestan sebanyak 7 persen,” tutur Chambara Sumantri Putra, Media Relation RCTI.

Setelah babak Live Audition, peserta masuk ke babak selanjutnya, Live Duel. Kontestan yang lolos ke babak ini akan dipasangkan oleh para juri. Kontestan pertama yang tampil, ditentukan melalui lempar koin, bernyanyi dalam keadaan layar (wall) terangkat.

Sedangkan kontestan kedua bernyanyi dalam keadaan layar tertutup. Jika jumlah suara kontestan kedua lebih tinggi dari kontestan pertama, maka layar terangkat dan kontestan kedua lolos ke babak berikutnya, sedangkan kontestan pertama tereliminasi.

Sebaliknya, jika kontestan kedua gagal menaikkan layar, maka kontestan kedua tereliminasi dan kontestan pertama lolos. “Kontestan yang tereliminasi dengan jumlah suara tertinggi akan diberi kesempatan untuk lolos ke babak berikutnya,” ujar Chambara.

Suara expert juga ikut memengaruhi hasil pemilihan suara peserta sebesar 7 persen. Dua atau tiga kontestan yang sudah lolos dari babak duel awal harus berduel lagi di babak Live Duel untuk mengerucutkan jumlah kontestan.

Mekanisme Live Duel ini sama seperti babak duel awal. “Fasilitas wildcard dari expert tetap tersedia di babak ini,” kata Chambara. dit