Teknologi Modern dan Fashion Berpadu di Moslem Fashion Festival, Simak Rancangan Gres Desainer Jatim Ini

iniSURABAYA – Bagaimana bila teknologi bertemu dengan Artificial Inteligence (AI, kecerdasan buatan)? Di dunia fashion, khayalan dan kreativitas ini akan bersatu menjadi sebuah karya desain baru.

Fenomena itulah yang coba dihadirkan delapan desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jatim di gelaran acara Moslem Fashion Festival (MFF) ke-9. Panggung akbar bagi para perancang busana muslim ini akan menampilkan karya terbaru mereka selama tiga hari di Atrium Royal Plaza Surabaya mulai Jumat (12/10/2018).

Neo Moda yang menjadi tema besar MFF ke-9 ini juga penjabaran tren busana 2019. “Batas antara virtual reality dengan realitas sehari-hari makin kecil. Manusia dan mesin tidak lagi berseberangan. Inilah yang dijabarkan di pentas MFF kali ini,” kata Deni Juardi, Ketua APPMI Jatim.

Aplikasinya, lanjut Deni, berwujud kreasi yang memadukan warna-warna metal seperti abu-abu dan perak serta ornamen-ornamen afrofuturism dan feminism. Juga ornamen elektrik tetapi terbuat dari bahan baju organik dan mudah terurai saat tidak digunakan lagi akan menjadi pilihan para perancang busana muslim di Jatim.

Desainer Lita Berlianti pun mengaku, bantuan mesin atau robot sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, termasuk bidang fashion.

“Itu terlihat dari inovasi material dengan bantuan teknologi mewarnai tema ini, termasuk bentuk abstrak, fleksibel dan dinamis, serta warna silver dan dingin,” papar Lita yang juga Ketua MFF ke-9.

Mengenai tren busana muslim, Deni memapar, kesan glamor yang berbalut dengan kesan elektrik serta gaya busana ala robot tetapi tetap menonjolkan feminisme wanita syariah di 2019 masih menjadi andalan fashion mode muslimah di Indonesia.

Ditekankan Deni, MFF sudah berkembang menjadi salah satu kiblat mode fashion muslim di Indonesia Timur. “Kami ingat sekali pertama kali Moslem Fashion Festival ini digelar di Royal Plaza dan tantangannya cukup besar. Namun kini Moslem Fashion Festival sudah menjadi salah satu agenda yang ditunggu para muslimah bahkan fashion desainer dari daerah lain,” begitu kata Vicky Ratih, General Manager Royal Plaza Surabaya menambahkan. dit