Gara-Gara Terpikat Rusa Emas, Shinta pun Diculik Rahwana

Pentas Rama Shinta in Ballet di Gedung Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda Surabaya.

iniSURABAYA – Kisah-kasih Rama-Shinta sudah sering hadir dalam pentas seni wayang. Tetapi kali ini cerita Rama-Shinta itu disajikan secara spesial di panggung seni tari balet.

Tentu bukan soal yang mudah karena busana yang dipakai harus menyesuaikan dengan gerakan-gerakan para penarinya, sehingga tetap lincah. Terbukti, atraksi yang disajikan para pebalet Marlupi Dance Academy di panggung Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda Surabaya, Minggu (4/11/2018) tetap memikat hingga akhir acara.

Kisah Rama Shinta in Ballet yang disuguhkan dalam dua sesi pertunjukan, yaitu pukul 12.00 dan pukul 18.00. Masing-masing sesi pertunjukan berlangsung selama hampir dua jam.

Khusus untuk pementasan spesial ini Marlupi Dance Academy menghadirkan Michael Halim sebagai Rama, Siti Soraya Thajeb (Shinta), Siko Setyanto (Hanoman), Rebecca Alexandria (Jatayu), Vincent Kodrata (Lakshamana), Ari Prajanegara (Rahwana), dan Nadia Mulyono sebagai Rusa Emas.

Kisah Rama Shinta in Ballet ini diawali dengan hadirnya sosok Rama, Shinta yang didampingi Lakshamana sedang berjalan-jalan di sebuah hutan. Ketika itu, Shinta terpikat oleh sosok rusa emas yang bergerak atraktif seakan sengaja berusaha menarik perhatian Shinta.

Upaya ini pun berhasil. Shinta minta pada Rama agar menangkap rusa emas itu untuk dirinya. Sebelum meninggalkan sang istri, Rama melindungi Shinta dalam sebuah lingkaran agar tidak diganggu hewan liar yang banyak berkeliaran di hutan rimba tersebut.

Sesaat setelah Rama dan Lakshamana pergi, datanglah Rahwana yang sudah lama terpikat oleh kecantikan Shinta. Dengan tipu dayanya Shinta berhasil ‘ditarik’ keluar dari lingkaran yang sudah dibuat Rama, dan Rahwana pun berhasil membawa pergi sang dewi cantik itu.

Sebelum Shinta dibawa kabur, Rahwana sempat mendapat perlawanan dari Jatayu. Tetapi Rahwana yang jauh lebih kuat akhirnya berhasil menaklukkan Jatayu dan memboyong Shinta ke istananya.

“Pertunjukan ini untuk memotivasi mereka setelah setahun belajar. Mereka patut diberi panggung yang layak untuk memamerkan kemampuan menari balet,” kata Marlupi. Pendiri Marlupi Dance Academy.

Ditemui sesaat sebelum pentas Rama Shinta in Ballet, Marlupi menyatakan pula bahwa pertunjukan tersebut sebagai upaya mengangkat kisah yang selama ini akrab dengan masyarakat. “Selama ini Rama Shinta kan dikenal di panggung wayang. Kali ini kami coba sajikan lewat tari balet,” ungkapnya. dit