Saat Undang Jumpa Pers, Kirana Kejora : Jangan Biarkan Wartawan Lama Menunggu

319 views
Kevin dari MCBrengos (kiri) saat mendampingi Kirana Kejora dalam sesi tanya jawab di acara Workshop Literasi Media di Atrium Maspion Square, Senin (1/4/2019).

iniSURABAYA.com – Kalimat dalam sebuah rilis semestinya sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD). Sebab, sebuah rilis merepresentasikan perusahaan atau sosok yang dipaparkan dalam rilis tersebut.

“Kalau bikin rilis asal-asalan, jangan salah ketika orang jadi underestimate terhadap diri kita atau perusahaan tempat kita bekerja,” tegas Kirana Kejora saat tampil di acara Workshop Literasi Media yang diselenggarakan iniSurabaya.com di Maspion Square, Senin (1/4/2019).

Menurut penulis sejumah novel best seller ini, di era digital seperti sekarang tak ada alasan seseorang menyatakan tak punya kamus sebagai referesensi. “Tinggal klik internet, semua sudah terpapar dengan rinci dan jelas. Di Google segala yang kita inginkan sudah tersaji,” kata penulis novel ‘Air Mata Bunda’ ini.  

Kirana Kejora

Selain memapar teknis pembuatan rilis yang menarik dan komunikatif, Kirana Kejora juga mengingatkan agar menyebar rilis atau mengundang media saat jumpa pers sesuai segmen yang diinginkan.

“Jangan sampai mau menyampaikan topik ekonomi tapi yang diundang wartawan yang biasa meliput acara kriminal,” tutur wanita asal Sidoarjo yang kini banyak mukim di Jakarta ini.

Selain itu, Kirana mengingatkan pula agar saat jumpa pers dilakukan tepat waktu dan tidak membiarkan wartawan menunggu lama. “Sambil menunggu waktu, bisa diputarkan video terkait produk yang akan dilaunching sehingga bisa jadi bahan informasi buat teman-teman wartawan,” imbuhnya.

Eric Ireng

Hal lain yang ditekankan oleh penulis novel ‘Yorick’ ini adalah jangan pernah melontarkan kalimat ‘no comment’ untuk menghindari pertanyaan yang tidak diinginkan.  

Baca Juga: http://inisurabaya.com/2019/04/foto-bagus-tak-harus-pakai-kamera-mahal-eric-yang-penting-siapa-di-belakang-kamera/

“Jika wartawan bertanya di luar materi  acara dan tidak ingin dijawab saat itu, jawab  dengan bijak, ‘Maaf, kami akan jelaskan setelah acara ini’,” cetusnya memberi saran.  

Acara workshop literasi media yang juga didukung Amaris Hotel, Crown Prince, Harris Hotel Gubeng, Mercure Grand Mirama, MC Brengos, Nakamura, dan Wardah ini diselenggarakan dalam rangkaian ulang tahun ke-2 iniSurabaya.com dan ulang tahun ke-6 penakita.com (grup media iniSurabaya.com).

Sebelum Kirana Kejora, Workshop Literasi Media yang digelar selama dua hari ini juga menghadirkan Eric Ireng yang memberi tips seputar pembuatan foto bagus tanpa memakai kamera canggih dan mahal.

Pada hari kedua (Selasa, 2/4/2019) Kirana Kejora kembali tampil dengan topik ‘Bikin Skenario yang Gampang Gimana, Ya?’. Pada hari yang sama, juga ada demo make up.

Syska La Veggie akan unjuk kemampuannya merombak wajah jadi terlihat horror untuk sebuah produk film atau pementasan drama. dit  

#kiranakejora #workshopliterasimedia

Posting Terkait