Ikut Uji Keandalan Solar B30, DFSK Turunkan Dua Unit Super Cab Ini

169 views
DFSK menurunkan dua unit Super Cab untuk ikut uji coba Solar B20 dan Solar B30.

iniSURABAYA.com | JAKARTA – DFSK mendukung upaya pemerintah dalam upaya menghadirkan bahan bakar solar dengan campuran FAME 30 persen (Solar B30) kepada masyarakat.

Dukungan itu diwujudkan dalam bentuk peminjaman dua unit DFSK Super Cab untuk mencoba kemampuan Solar B30. Dua unit DFSK Super Cab yang dipinjamkan merupakan varian 1.3 T Diesel dan akan diisi Solar B20 dan juga Solar B30, dengan kapasitas tangki bahan bakar minyak (BBM) hingga 55 liter.

Pikap rakitan Cikande, Serang, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc dengan tenaga 75 daya kuda dan torsi 190 Nm yang sudah teruji tangguh dan bandel di berbagai kondisi.

Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 akan mengajak DFSK Super Cab untuk menempuh jarak 50.000 kilometer, dengan rute Lembang – Cileunyi – Nagreg – Kuningan – Tol Babakan – Slawi – Guci – Tegal – Tol Cipali – Subang – Lembang sejauh 560 kilometer per hari.

Nantinya DFSK Super Cab akan melewati berbagai jenis kontur jalan, dan melihat sejauh mana efek penggunaan Solar B30 terhadap mesin yang sudah terbukti handal.

“Kami melihat bahwa pemerintah punya itikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan menyediakan bahan bakar yang berkualitas kepada masyarakat. Terlebih Penggunaan Solar B30 memiliki pengaruh skala ekonomis dan juga efek lingkungan yang lebih baik,” kata ungkap Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre melalui keterangan resminya yang dikirim ke redaksi iniSurabaya.com.

Menurut Franz, upaya pemerintah tersebut sesuai visi DFSK yang juga menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga terjangkau untuk konsumen. “Karena itu DFSK sebagai salah satu perusahaan yang ada di Indonesia sangat mendukung dan ikut berperan aktif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah untuk menuju ke arah lebih baik,” tegasnya.  

Keikutsertaan DFSK Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 juga menjadi ajang yang tepat untuk melakukan riset efek terhadap Solar B30 ke mesin DFSK Super Cab. Sehingga ajang ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan data-data dan informasi yang dibutuhkan, sampai kepada menguji ketangguhan DFSK Super Cab yang kini menjadi sahabat niaga masyarakat Indonesia.

Solar B30 merupakan salah satu bentuk inovasi bahan bakar solar dengan perpaduan antara 80 persen minyak solar dengan 20 persen minyak nabati atau nama lainnya fatty acid methyl ester (FAME).

Saat ini Solar yang ada di Indonesia masih di tahap pencampuran 20 persen FAME atau yang lebih dikenal dengan nama Solar B20, sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 28 tahun 2016. wid

#dfsk #solarb30 #supercab

Posting Terkait