Nongkrong di Kultur Haus, Nikmati Kopi Arabica Plus Aneka Menu Asia Tenggara

1361 views

iniSURABAYA.com – Nongkrong sambil ngopi sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat di kota-kota besar. Fenomena inilah yang jadi peluang bagi Kultur Haus untuk menyajikan bermacam Kopi Arabica.  

Dan jenis kopi yang disajikan di Kultur Haus yang masih dalam naungan My Kopi O! Group ini adalah kopi lokal yang terbaik. Sebagai pendamping, disajikan hidangan Asia Tenggara yang disesuaikan cita rasa lokal.

Kultur Haus merupakan gerai pertama di Indonesia yang mulai beroperasi pada April lalu di One Avenue One East Residence Surabaya. “Kultur Haus merupakan resto casual dining yang trendi dengan suasana homy,” kata Jefri Angkawijaya, Design & Marketing My Kopi O! Group.

Menurut Jefri, tamu bisa sekedar nongkrong, ngobrol soal bisnis, mengadakan arisan ataupun party. Karena itu, Kultur Haus membidik semua kalangan mulai dari pekerja kantoran, anak muda hingga keluarga.  

“Kultur Haus menekankan pada specialty coffee yang menawarkan kopi Arabica bercita rasa istimewa dari berbagai daerah di Indonesia. Juga beragam menu baru yang layak dicoba,” ungkapnya.

Dan guna mengenalkan keunikan kopi lokal, Kultur Haus mengadakan Coffespeaks. Acara yang digelar bersama Manajemen Perhotelan Universitas Kristen Petra Surabaya itu juga untuk mengenalkan menu-menu yang disajikan di Kultur Haus.

Pada kesempatan tersebut, ditampilkan Coffee and Food Pairing yang dimulai dengan manual brewing tiga specialty coffee. Setiap jenis specialty coffee diracik oleh barista dengan tiga metode manual brewing yang berbeda.

Jenis kopi pertama adalah Gayo Abbisinia yang diracik dengan metode V60, kemudian kopi Gunung Halu yang dibuat dengan metode Kalita. Selanjutnya jenis kopi Kerinci yang diracik dengan metode Aeropress.

Barista meracik ketiga jenis kopi tersebut sambil menjelaskan keunikan cita rasa masing-masing, lalu menyajikan dalam gelas-gelas bening yang mungil bersama makanan berupa canapes sebagai pelengkap.

Selanjutnya diperkenalkan sembilan menu baru yang akan disajikan ke depannya yaitu Kaisar Wrap, Egg Benedict, Kultur Tortadas, Churros, Spaghetti Chicken Pestos, Curry Rice Barramundi Provencale, Crispy Chicken Jalanpeno Tartar, Tuna Bakar Dabu-dabu dan Arabica Coffee Rubbed Smoked Brisket.

Menu-menu tersebut dibuat dan dikembangkan oleh chef Kultur Haus yang telah berpengalaman di beberapa negara. Meski ada pengaruh dari negara lain, Jefri menjamin racikan juru masak Kultur Haus bisa dinikmati oleh lidah masyarakat Indonesia.

Jefri menyadari ketatnya persaingan di bisnis food & beverage, namun ia optimis Kultur Haus mampu bersaing dengan kafe dan resto lainnya. Ia mengatakan, market terus tumbuh seiring dengan gaya hidup di perkotaan.

Yang penting, lanjut Jefri, adalah cara meningkatkan produk dan layanan agar mampu menarik tamu. “Misalnya, setiap dua bulan, kami mengganti varian kopi yang disajikan supaya para tamu selalu kembali ke sini. Karena mencicipi sajian berbeda dan mendapat pengalaman baru,” tegasnya. dit

#kopiarabica #kulturhaus #mykopio!

Posting Terkait