Dishub Kota Surabaya Pasang Emergency Panic Button, Irwan : Jika Tombol Ditekan Bisa Langsung Terhubung ke Operator 112

485 views
Untuk meningkatkan keamanan warga Kota Surabaya, Dinas Perhubungan memasang emergency panic button di beberapa lokasi yang dianggap rawan. Ada sekitar delapan titik penempatan tiang emergency panic button berwarna orange ini.

iniSURABAYA.com – Upaya Pemkot Surabaya untuk membuat warganya merasa nyaman, khususnnya di saat-saat malam hari terus dilakukan. Diantaranya adalah dengan pemasangan Emergency Panic Button di beberapa lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan.  

Tombol darurat ini sudah diuji coba di dua tempat, yakni di Jalan Ir Soekarno-Kedung Baruk dan Jalan Dupak. Belakangan Pemkot Surabaya menambah enam Emergency Panic Button lagi.

Enam lokasi tersebut diantaranya di Jalan Bubutan – Indrapura (di depan sentra PKL), kemudian di Jalan Kenjeran (depan RS Mitra keluarga). Juga di depan Gedung Juang 1945 Jl Mayjen Sungkono.

Lainnya dipasang di Jalan Wiyung (depan sentra PKL), Jalan Jagir Wonokromo (seberang Mangga dua), serta di Jalan Mastrip-Kebraon gang V.

Menurut Irwan Andeksa, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, penempatan Emergency Panic Button itu dilakukan atas rekomendasi dari pihak kepolisian. “Diharapkan akhir bulan ini semuanya sudah bisa dioperasikan,” tegasnya.  

Irwan menambahkan, semua unit Emergency Panic Button ini langsung bisa digunakan masyarakat yang berada dalam keadaan darurat. “Jika tombol di tiang Emergency Panic Button ini ditekan bisa tersambung ke operator Command Center 112,” ungkapnya.   

“Alat ini bisa membantu masyarakat yang mungkin mengalami kecopetan, dibegal, atau kecelakaan di sekitar area tersebut,” bebernya.

Tetapi berbeda dengan dua Emergency Panic Button yang dipasang awal, untuk alat baru memiliki teknologi lebih canggih. Selain operasionalisasinya menggunakan tenaga matahari, enam unit Emergency Panic Button yang baru ini juga dilengkapi CCTV sebagai antisipasi adanya laporan palsu.

Saat ini Dishub Kota Surabaya sedang dalam tahap sosialisasi pada masyarakat, agar warga nantinya paham betul fungsi utama Emergency Panic Button. Sosialisasi itu dianggap penting agar masyarakat yang belum paham tidak menggunakan alat itu untuk coba-coba.

“Saat ini kan marak penelepon palsu masuk ke Command Center. Jadi kami sosialisasikan secarra terus-menerus. Yang pasti wajah pelapor akan terekam dari kamera CCTV,” tegas Irvan Wahyudrajad, Kepala Dishub Kota Surabaya.   

Irvan menyatakan, pihaknya terus melakukan inovasi dan mempersiapkan beberapa tambahan fitur terbaru supaya masyarakat dapat terlayani dengan maksimal. dit

#cctv #dinasperhubungankotasurabaya #emergencypanicbutton

Posting Terkait