Ditantang Adegan Mandi di Film ‘Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi’, Tak Sangka Keluarga Puteri Indonesia 2014 Ini Bereaksi Begini

840 views

IniSURABAYA.com – “Puas! Hasilnya sesuai ekspektasi.” Jawaban itu kontan dilontarkan Elvira Devinamira Wirayanti ketika ditanya iniSurabaya.com seputar film terbarunya, ‘Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi’.

Film garapan sutradara John De Rantau itu tayang serentak di seluruh gedung bioskop Tanah Air pada Kamis (18/7/2019). Perempuan kelahiran Surabaya, 28 Juni 1993 ini mengaku sangat antusias ketika menerima tawaran main di film tersebut.

Puteri Indonesia 2014 perwakilan dari Jawa Timur menyatakan tak perlu berpikir panjang untuk bermain di film yang masuk katagori dewasa itu. “Karena suka banget sama skripnya,” tegasnya.

Baca Juga : http://inisurabaya.com/2019/07/tinggal-di-kampung-sempit-untuk-selesaikan-tesis-mantan-puteri-indonesia-ini-malah-bikin-resah-ibu-ibu/

Keputusan Elvira untuk mendukung film itu juga lantaran melihat banyak aktor dan aktris senior ikut main bersama. “Saya tentu nggak akan melewatkan kesempatan main bareng pemain senior seperti Om Muchus (Mathias Muchus). Apalagi sutradaranya kan juga sudah punya nama,” papar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga ini.

Elvira tak menepis tantangan terbesar di film ini adalah ketika melakukan adegan mandi yang memang jadi fokus film tersebut. “Tantangannya sangat besar. Karena di film ini kan mandi dilihat banyak orang,” urainya sambil tertawa.

Disinggung mengenai reaksi keluarga atas keputusannya mendukung film ‘Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi’, Elvira menandaskan tidak ada masalah. “Keluarga selalu menyerahkan keputusan terhadap saya. Karena yang jalanin kan saya,” cetusnya.

Film yang diadaptasi dari cerpen berjudul sama karya sastrawan Seno Gumira Ajidarma ini merupakan film keempat bagi Elvira. “Yang pertama cameo di film ‘Single’ (2015). Yang dua film lagi belum tayang,” ungkapnya.

Elvira menekankan dirinya punya harapan besar untuk bisa eksis di jagad perfilman Tanah Air. “Saya ingin bisa peran antagonis atau action,” ucapnya.

Dari pantauan iniSurabaya.com, pada hari pertama penayangannya film ‘Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi’ mendapat sambutan positif warga Surabaya. Setidaknya dua gedung yang menayangkan film ini yaitu Studio XXI di Tunjungan Plaza dan CGV BG Junction penuh penonton.   

“Kekuatan film ini adalah akting para pemainnya,” kata Puji Dewanto salah seorang penonton yang datang berombongan di Studio XXI Tunjungan Plaza. dit  

#dilarangmenyanyidikamarmandi #puteriindonesia2014

Posting Terkait