Berawal dari Gerobak Kaki Lima, Dimsum Choie Sajikan Cemilan dengan Konsep Kontainer

602 views

iniSURABAYA.com – Sebagai cemilan, dimsum tentu sudah tak asing bagi warga Kota Surabaya. Tetapi santap dimsum dalam suasana santai di ruang terbuka, atmosfer ‘fresh’ ini coba dihadirkan bagi pengunjung Resto Dimsum Choie.

Tempat nongkrong yang berlokasi di kawasan Jl Soekarno Hatta (MERR) Surabaya ini terdiri dari dua lantai. Dekorasi yang sederhana tetapi ditata apik membuat Dimsum Choice jadi pilihan anak muda, khususnya yang sering berlalu lalang di Surabaya Timur.

Usaha yang sudah berjalan sejak 2013 ini bermula dari gerobak yang tersebar di beberapa mini market. Tingginya antusiasme masyarakat penikmat kuliner atas sajian khas Tiongkok ini membuat Endy Santoso kemudian mencoba membuat outlet dengan konsep kontainer.

Baca Juga : http://inisurabaya.com/2019/08/nikmati-suasana-santai-sambil-ngopi-kekinian-di-dimsum-choie-silakan-pilih-es-kopi-susu-santan-atau-es-tarro-milk/

“Harapan kami dapat menyasar semua kalangan. Namun pada akhirnya Alhamdullillah mereka yang bermobil malah yang sering mampir,” ungkap pengelola Resto Dimsum Choie ini.

Saat ini ada 23 varian dimsum yang ditawarkan dengan berbagai nama yang unik seperti Pikachu dengan isian ayam, udang, jamur kuping, kacang dan kucai.

Juga ada Titanic dengan isian ayam, udang, wortel, sawi dan sawi daging, serta Segitiga Bermuda dengan isian ayam, udang dan jamur tungku.

Selain itu ada pula Hakau, Siomay, Lumpia Kulit Tahu, Keichak dan aneka bakpao seperti Bakpao Tela, Bakpao Pandan, Bakpao Galau degan isian fla telur, kismis dan susu.

Lainnya adalah Bakpao Durian, Bakpao Ayam Merah dengan saos bakar, serta Bakpao Kungfu dengan isian ayam, udang dan sawi putih.

“Semua varian dimsum dipatok harga Rp 13.000 per-klakat. Untuk Suki dipatok mulai harga Rp 9.000 sampai Rp 19.000,” urainya.

Mengenai harga yang sangat terjangkau semua kalangan ini, Endy menandaskan hal itu sesuai tagline yang mereka usung untuk usaha kuliner tersebut ‘Rasa Hotel Harga Kaki Lima’.  

Mengenai bahan untuk sajian dimsum ini, Dewi Damayanti menyatakan 100 persen halal. “Shumai yang kami sajikan pakai daging ayam. Hakau isinya pun menggunakan udang dan shusy menggunakan kepiting. Daging, minyak, atau pun lemak babi tak dipakai dalam pembuatan dimsum kami,” tegas istri Endy Santoso ini. dit

#cemilan #dimsumchoie #menutiongkok #rasahotelhargakakilima

Posting Terkait