Desainer Persana Unjuk Karya Busana Batik Etnik untuk ke Pesta

116 views
Ulang tahun ke-3 Persana ditandai dengan pameran enam karya desainer di Rumah Makan Agis Surabaya,

iniSURABAYA.com – Batik sebagai wastra Nusantara tak lagi berkesan klasik dan monoton. Dengan sedikit sentuhan etnik, busana tradisional ini bisa disulap jadi gaun pesta yang glamor.

Enam desainer yang tergabung di Perkumpulan Pengusaha Busana (Persana) Jawa Timur ini memajang koleksi mereka di Rumah Makan Agis Surabaya, Selasa (20/8/2019).

Sajian ragam busana muslim etnik dengan ciri khas dan karakter masing-masing itu sekaligus untuk memeriahkan ulang tahun ke-3 Persana.

Di kesempatan spesial itu desainer Ulfa Mumtaza mengangkat keindahan batik Ngawi yang berwarna tanah dipadukan kain sutra warna senada. Kombinasi warna ini memberi kesan elegan ketika dipakai.

“Agar terlihat makin menarik saya beri sentuhan hand painting sebagai detailnya,” papar Ulfa.

Sementara Titin Sudarso menggabungkan keindahan batik Madura dengan busana pesta berwarna biru cerah. Penambahan detail sarung di bagian dada serta brokat di bagian lengan menambah kesan glamor.

”Saya ingin menunjukan bahwa batik juga bisa terlihat glamor,” tandasnya.

Menurut Titin, konsep busana-busana pesta yang dihadirkan kali ini mengangkat tema Anaqa, The Gorgeus Muslimah. Tema ini juga yang dihadirkan dalam grand launching Persana di bulan Februari tahun depan.

Dibarengi dengan pameran produk dan usaha yang akan mewadahi pengusaha busana untuk bertemu. Tidak hanya desainer, namun juga berbagai lini fashion mulai dari produksi hingga jasa. 

“Persana merupakan asosiasi yang mempertemukan para desainer, produsen busana batik juga jasa, seperti jasa pemesanan seragam dalam jumlah besar,” kata Susi Sukotjo, Ketua Persana Jatim.

Penggabungan tiga lini tersebut, lanjut Susi, diharapkan industri fashion di Jatim turut berkembang pesat, sehingga bisa bersaing dengan industri fashion Jakarta.

“Saat ini anggota kami sebanyak 30 orang. Dengan berkumpulnya semua lini ini, kami bisa saling support. Desainer mendapatkan material dari produsen, begitupun sebaliknya,” cetus Susi. dit

#desainer #jawatimur #perkumpulanpengusahabusana #rumahmakanagis

Posting Terkait