Seorang Barber Dituntut Mampu Bebaskan Ide dan Kreativitas, Ternyata Ini Tujuannya

353 views
Barbering kini tak lagi didomnasi pria. Banyak perempuan mulai masuk dan mewarnai dunia tata rambut pria ini.

iniSURABAYA.com | JAKARTA – Sejak awal kemunculannya, barbering didominasi kaum Adam sebagai praktisi seniman pencipta tren gaya rambut pria. Seiring perkembangan zaman, barber perempuan juga ikut muncul satu per satu di dunia barbering.

Melihat kenyataan tersebut, Barberlyfe Indonesia vol.4 mengangkat tema ‘Freedomination’ dengan menghadirkan International Lady Barber Educator dari Amerika, setelah sebelumnya  diisi oleh tiga barber asal Eropa.

Bagi Oky Andries, Marketing Director Barberlyfe Indonesia, tema ini perlu diangkat mengingat untuk berprofesi sebagai barber, seseorang harus mampu membebaskan ide dan kreativitasnya sehingga tercipta tren tatanan rambut.

“Ini sangatlah penting, karena tanpa kita sadari industri barber tidak dibatasi oleh gender sehingga semua barber baik pria maupun wanita bisa terus menciptakan tren tatanan rambut kreatif agar mereka secara konsisten melahirkan gaya tatanan rambut yang selalu berbeda,” tegasnya.

Mengakomodir tema Barberlyfe Indonesia Vol. 4 tahun ini, Sofie ‘Staygold’ Pok yang terkenal dengan detail fades pada setiap tatanan rambutnya akan berbagi pengalaman dan memberikan prediksi tren tatanan rambut 2020.

Bagi Sofie ‘Staygold’ Pok, memasuki dunia barber yang umum didominasi pria merupakan peluang sekaligus tantangan untuk merubah stereotyping sambil sekaligus muncul sebagai barber yang harus diperhitungkan.

“Bagi saya, dunia barber memberikan ruang kreativitas tanpa batas dalam menuangkan ide gaya tatanan rambut yang bisa menonjol dan menjadi tren, sehingga mereka menjadi loyal customer sekaligus mengganti tatanan rambutnya,” ungkap barber yang dinobatkan sebagai The Best Female Barber 2018 di Barber Connect New York. wid

#amerika #barbering #barbershop #eropa #internationalladybarbereducator

Posting Terkait