Hasil Penelitian Selama 10 Tahun, Lensa Kontak Ini Dilengkapi Transitions Light Intelligent Technology, Simak Manfaatnya

420 views
Mia Al Maidah, Brand Manager ACUVUE (kiri) didampingi Shirley Loh (Associate Director of Professional Affairs Johnson & Johnson Vision Care Southeast Asia) menjelaskan mengenai Light Intelligent Technology yang dihadirkan ACUVUE® OASYS with Transitions™.

iniSURABAYA.com | JAKARTA – PT Johnson & Johnson Indonesia meluncurkan inovasi terbarunya yaitu ACUVUE® OASYS with Transitions™, sebuah lensa kontak yang dapat beradaptasi pada cahaya (photochromic) pertama di dunia.

Dikembangkan melalui penelitian mendalam selama lebih dari 10 tahun, ACUVUE® OASYS with Transitions™ hadir untuk menciptakan transformasi kesehatan mata masyarakat Indonesia yang lebih baik. 

ACUVUE® OASYS dengan Transitions™ merupakan lensa kontak yang dapat digunakan berulang kali (reusable) dengan periode pemakaian dua minggu dan merupakan satu-satunya lensa kontak yang memberikan perlindungan 100 persen terhadap sinar UVB.

Produk ini secara khusus dirancang untuk membantu mata menyesuaikan diri dengan lebih baik terhadap perubahan cahaya dan kondisi lingkungan, serta meminimalkan perubahan tampilan pada mata saat terkena sinar UV atau HEV (High-Energy Visible).

Baca Juga : http://inisurabaya.com/2019/12/acuvue-lensa-kontak-yang-bisa-lindungi-mata-dari-paparan-cahaya/

Selain itu, lensa kontak ini dilengkapi Transitions Light Intelligent Technology yang memungkinkan lensa beradaptasi saat terkena cahaya yang terlalu terang menjadi sedikit agak gelap hanya dalam waktu 45 detik, dan kembali lagi seperti kondisi semula dalam waktu 90 detik dari luar ruangan ke dalam ruangan.

Pada aktivasi penuh, lensa menghalangi hingga 70 persen cahaya yang terpapar. “Melalui teknologi yang dihadirkan ACUVUE® OASYS with Transitions™, para pemakai lensa kontak tidak lagi perlu menyipitkan mata dalam kondisi pencahayaan yang berlebihan sesering biasanya,” kata Mia Al Maidah, Brand Manager ACUVUE®.

Kelebihan tersebut, lanjut Mia Al Maidah, membuat lensa kontak ini menjadi pilihan utama dalam keseharian pengguna khususnya di Indonesia dengan iklim yang tropis.

“Selain itu, dapat pula membantu mengurangi risiko kerusakan pada mata kita,” ungkapnya.  

Inovasi ini lahir dari penelitian dan pengembangan yang mendalam mengenai cahaya yang mengganggu, termasuk uji klinis pada lebih dari 1.000 pasien.

Shirley Loh, Associate Director of Professional Affairs, Johnson & Johnson Vision Care SEA mengungkapkan,“Dengan lebih dari 10 tahun penelitian dan pengembangan yang kami lakukan dan juga telah diakui Majalah TIME sebagai salah satu Best Inventions di tahun 2018, kami mengerahkan yang terbaik untuk menciptakan produk yang tidak hanya sekedar lensa kontak biasa, namun lebih daripada itu.”  

Dalam kolaborasi Johnson & Johnson Vision Care, Inc. dan Transitions Optical Limited, ACUVUE® OASYS with Transitions™ dikembangkan dengan menggabungkan kekuatan masing-masing perusahaan.

Johnson & Johnson Vision Care, Inc. merupakan pemimpin dunia untuk produk lensa kontak dan Transitions Optical adalah penyedia terkemuka lensa kacamata photochromic (adaptif pintar) di seluruh dunia.

“Dan dengan teknologinya, menetapkan standar baru untuk kinerja yang maju dan kenyamanan visual yang terus meningkat serta perlindungan optimal pada cahaya biru berbahaya,” urainya.

Sementara Devy Andrie Yheanne, Country Leader of Communication & Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia menyatakan,“Peluncuran ACUVUE® OASYS with Transitions™ merupakan salah satu bentuk komitmen PT Johnson & Johnson Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia dengan mengedukasi masyarakat akan pentingnya penglihatan dan perawatannya.”  

“Dengan terus memberikan inovasi terbaik, kami percaya teknologi ini akan membantu masyarakat Indonesia untuk melihat lebih baik, terhubung lebih baik, dan hidup lebih baik,” tegasnya. wid

#ACUVUE #johnson&johnsonindonesia #lensakontak

Posting Terkait