Komunitas Pecinta Alam Berikan THR pada 20 Juru Kunci Makam Sesepuh Surabaya

496 views
Anggota komunitas pecinta alam yang tergabung dalam Uprise Surabaya dan Sahabat SuperAdventure Surabaya saat membagikan donasi ke juru kunci makam tokoh masyarakat.

iniSURABAYA.com – Anggota komunitas pecinta alam yang tergabung dalam Surabaya Melawan Corona (SMC) berhasil mengumpulkan dana dari penjualan ratusan kaus.

Dana tersebut kemudian didonasikan kepada 20 juru kunci makam sesepuh, tokoh di Surabaya dan kaum dhuafa lainnya.

Kegiatan komunitas dalam aksi ‘Sahabat SuperAdventure Surabaya’ merupakan upaya untuk meringankan beban para juru kunci makam sesepuh serta untuk meringankan kaum dhuafa menjelang Idul Fitri 1441 H.

“Total ada 20 juru kunci makam sesepuh Surabaya yang kami berikan donasi berupa THR dan baju takwa,” kata Roky Yulmezak dari Komunitas Semanggi Alas yang juga Sahabat SuperAdventure Surabaya, Kamis (22/5/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Growak ini, juru kunci sengaja dipilih untuk menerima donasi karena selama ini perhatian kepada mereka masih minim. Padahal peran mereka menjaga makam para tokoh, sesepuh, bahkan pahlawan Surabaya sangat penting.  

“Pengabdian mereka luar biasa. Para juru kunci ini juga belum banyak mendapatkan perhatian pemerintah kota,” imbuh Growak yang dipilih sebagai koordinator lapangan aksi kemanusiaan ini.  

Para juru kunci makam sesepuh ini menyebar di beberapa wilayah Surabaya, seperti wilayah Surabaya Barat, Utara, dan Selatan. “Makam sesepuh dan tokoh Surabaya yang kami kunjungi ini seperti makam Mbah Judo Kardono, Mbah Pekik Ngagel, Mbah Syeh Ketintang, Sawunggaling, dan lainnya,” paparnya.

Selain itu donasi dari hasil penjualan 243 kaus itu juga diberikan kepada anak yatim piatu serta pekerja jalanan terdampak corona, seperti tukang becak. Para tukang becak yang rata-rata berasal dari wilayah Jember dan Lumajang ini juga terpaksa tidak bisa pulang kampung.

“Total ada 275 paket sembako yang kami berikan kepada anak yatim dan pekerja jalanan,” ungkapnya. Sembako yang diberikan berupa beras, gula, minyak goreng, teh, kopi, dan mie instan.

Menurut Growak, kolaborasi komunitas pecinta alam yang diwadahi Uprise Surabaya dalam aksi ‘Surabaya Melawan Corona’ itu menjual kaus melalui daring.

“Kaus kami jual dengan harga Rp 90.000. Dari hasil penjualan ini, yang Rp 40.000 masuk donasikan,” katanya.

Pembina Uprise, Fariz Affandy sangat mengapresiasi aksi gabungan komunitas pecinta alam tersebut. “Sangat bangga dengan antusiasme teman-teman komunitas pegiat alam yang tergabung di Uprise Surabaya. Terima kasih kepada para donatur, teman-teman pegiat alam yang terlibat,” ujar.

Dia menambahkan, gerakan tersebut merupakan langkah awal untuk kegiatan lainnya. “Semoga pandemi corona segera berakhir. Salam lestari untuk semua,” cetusnya.

Puluhan komunitas yang terlibat ini di antaranya adalah Semanggi Alas, Pendaki Gunung Surabaya, Team Solidaritas, Panjang Adv, Dagelan Adv, Lotus Adv, Kapten Prasojo Adv, dan Sahabat Pena. dit

#jurukunci #komunitaspecintaalam #surabayamelawancorona

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)