Survei Imogen: Media Harus Bertransformasi untuk Bertahan di Era New Normal

443 views

iniSURABAYA.com | JAKARTA – Para pelaku industri media harus menyiapkan strategi agar bisa bertahan memasuki kehidupan New Normal. Pandemi Covid-19 tidak hanya mengubah cara kerja jurnalisme, namun juga bisnis media secara keseluruhan.

Media harus lebih kreatif, adaptatif dan melakukan mitigasi yang tepat dalam menjalani kondisi kenormalan baru ini.  

Demikian terungkap dalam hasil riset media yang dikeluarkan Imogen Communications Institute (ICI), Kamis (23/7/2020). Menurut Jojo S Nugroho, Managing Director Imogen PR, dalam survei terbarunya mereka menemukan bahwa pandemi Covid-19 paling berpengaruh terhadap pemasukan dan pendapatan bisnis media.

“70,2 persen persen responden menjawab bahwa perusahaannya telah terdampak oleh pandemi. Yang paling banyak dikeluhkan adalah menurunnya pemasukan iklan serta berkurangnya sponsor dan user,” kata Jojo yang juga Principal ICI.

Dalam riset yang bertema Transformasi Jurnalisme dan Nasib Bisnis Media di New Normal ini melibatkan 124 jurnalis media massa di 10 kota Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Palembang, Medan, Pekanbaru, Makassar, Banjarmasin, Samarinda dengan metode kuantitatif maupun kualitatif.

Hasil temuan penelitian ini mampu memberikan gambaran transformasi proses kerja media dan skala krisis yang dihadapi bisnis media, untuk memberikan insight bagi institusi maupun bisnis di sektor lain untuk bersama-sama bertahan dalam menghadapi tantangan dan krisis.

Jojo menyatakan bahwa media masih akan terus ada walau tergerus waktu dan kondisi pandemi. Tetapi diperlukan berbagai strategi adaptasi, mitigasi, dan navigasi yang tepat untuk mengarahkan perusahaan media melalui kondisi ini.

“Karena itu, perusahaan media perlu mengeluarkan berbagai arahan dan kebijakan yang mampu menunjang produktivitas, menjaga fungsi fundamental media, dan tetap mengutamakan keamanan dan kesehatan,” tegasnya.

Jojo yang juga Ketua Umum Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI) menyatakan bahwa segala cara adaptasi yang dilakukan perusahaan dan pekerja media, bukan semata-mata untuk mempertahankan bisnis, tapi juga dibutuhkan untuk tetap memenuhi hak publik akan informasi.

“Transformasi cara kerja jurnalisme bukan hanya bentuk adaptasi untuk menyelamatkan bisnis, namun bentuk tanggung jawab pekerja media guna memastikan setiap orang bisa mendapatkan dan mengakses informasi dalam situasi apapun,” paparnya. wid

#eranewnormal #imogen #jurnalisme #mediamassa #transformasi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)