‘Besut-Rusmini’ Blusukan ke Pasar Krempyeng Bagikan Masker dari Gubernur, Pedagang Pasar Beri Reaksi Begini

502 views
Meimura (tengah) didukung Keluarga Indonesia Timur membagian masker, hand sanitizer, face shield, dan sabun cuci tangan ke pedagang di pasar-pasar tradisional di Kota Surabaya.

iniSURABAYA.com –Bapak-bapak, ibu-ibu, cak, ning, sing ayu-ayu, sing ganteng-ganteng, ojo lali gawe maskere, cuci tangan, jaga jarak, iku senjata ngelawan Corona.” 

Seruan melalui megaphone di tangan seniman Meimura itu berulang diucapkan sang seniman teater ini begitu masuk area pasar krempyeng Semolo Waru, Jumat (21/8/2020).

Masih tetap dalam balutan busana ala Besut dan Rusmini, Meimura menyelusup di antara para pedagang dan pengunjung pasar tradisional tersebut.

“Suroboyo Kota Pahlawan rakyate cerdas ngerti kesehatan. Ayo sing kompak saling njogo supoyo menang lawan Corona. Eling anak, putu, ngenteni nok omah,” imbuh Meimura.

Di hari Jumat ini, pria asal Petemon Surabaya ini berhasil menyelesaikan dua titik pasar tradisional sekaligus. Selain pasar krempyeng Semolo Waru, aksi Meimura berlanjut ke pasar krempyeng Pemalang Klampis yang lokasinya tak berjarak jauh.

Pasar krempyeng Semolo Waru yang lengkap dengan berbagai dagangan tradisional itu terdiri dari dua blok dan menjadi pasar andalan penduduk di sekitarnya.

Besut-Rusmini semakin semangat dengan munculnya Dava dan Teddy dari Studio Anak Merdeka Nusantara (Samen) yang langsung tancap kamera mengabadikan kampanye pakai masker tersebut.

Ratusan masker bantuan dari Kofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur yang disampaikan melalui Satpol PP Jatim, Gusdurian, dan BNPB yang diserahkan kepada Meimura pada Kamis (20/8/2020) di Gedung Negara Grahadi langsung tersebar ke tangan para pedagang dan pengunjung pasar tersebut.

Di pasar krempyeng Pemalang Klampis, aksi Meimura didampingi rombongan dr Stevany dari Keluarga Indonesia Timur. Masker, hand sanitiser, face shield, dan sabun cuci tangan bantuan Darma Wanita Persatuan Surabaya dan Keluarga Indonesia Timur terbagi merata ke pedagang.

Celetukan gaya Suroboyoan, Jombangan, dan Malangan yang dilontarkan Meimura saat blusukan pasar tampaknya bikin suasana pasar jadi bak panggung ludruk. Sebab, tak jarang pedagang yang berasal dari daerah Malang dan Jombang dan tahu kesenian ludruk ikut menimpali kidungan Besut-Rusmini.   

Situasi itu menambah gayeng dan mencairkan ketegangan akibat corona yang sudah hampir lima bukan ini mendera. Sabtu (22/8/2020) pagi Besut-Rusmini bersama rombongan Gusdurian, Keluarga Indonesia Timur, Studio Anak Merdeka Nusantara akan sambang ke Pasar Kembang Wonorejo Surabaya. dit

#besutrusmini #handsanitizer #ludrukan #masker #Meimura #pasarkrempyeng #pasartradisional

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)