Hallmar Business School Siap Cetak 1000 Pengusaha Baru di Indonesia, Berminat? Ini Program yang Ditawarkan

581 views
Kim Pan Seung, Academic Director, Hallmar Business School sedang mengarahkan dua siswa Hallmarr Business School.

iniSURABAYA.com – Keberadaan pengusaha di Indonesia ternyata masih 2,5 persen dari total jumlah penduduk. Sangat kontras dengan negeri tetangga, Malaysia yang bahka sudah mencapai 5 persen.  

Maka masih diperlukan hadirnya 4 juta pengusaha baru di Indonesia untuk bisa mencapai 5 persen. “Artinya masih terbuka lapangan kerja yang besar untuk menjadi pengusaha,” tegas Dr Michael Adiwijaya, Managing Director Hallmar Business School.

Hal itu disampaikan Michael dalam acara soft opening Hallmar Business School di Royal Residance, Wiyung Surabaya, Rabu (9/9/2020). Bertolak dari fenomena itulah Hallmar Business School siap melatih dan mewujudkan mimpi seseorang menjadi entrepreneur.  

 “Hallmar Business School ini didirikan oleh para pebisnis yang rindu mencetak banyak entrepreneur muda di Indonesia,” ujar Michael.

Menurut Michael, dengan banyaknya entrepreneur muda yang lahir, akan menggerakkan roda ekonomi Indonesia yang saat ini juga tengah berjuang untuk bersinar kembali.

Gerakan #Hallmar1000PengusahaBaru yang diluncurkan Hallmar Business School merupakan salah satu kontribusi nyata yang dilakukan untuk kemajuan Indonesia.

Michael menekankan, Hallmar Business School memiliki keistimewaan dibanding sekolah bisnis lain. Durasi belajar hanya satu tahun, dan diajar oleh pemilik bisnis dan praktisi bisnis berpengalaman.

Juga ada sesi business mentoring dalam membimbing dan mengembangkan ide dan konsep bisnis menjadi keunggulan Hallmar Business School.

“Kami sadar anak muda jaman sekarang maunya cepat. Mau langsung praktik, jadi kami susun konsep Hallmar ini,” ujar Kim Pan Seung, Academic Director, Hallmar Business School.

Keunggulan lainnya, lanjut Kim, adanya investor forum. “Calon entrepreneur diberi kesempatan mempresentasikan model bisnis di depan potensial investor, dan memiliki kesempatan mendapatkan investasi dari pebisnis di Indonesia baik dari sisi permodalan usaha, transfer teknologi, kemitraan penjualan, dan sebagainya,” ungkap Kim.

Ada tiga program yang ditawarkan Hallmarr Business School dan diyakini banyak digandrungi anak muda, yaitu Footwearpreneur (menjadi pengusaha alas kaki), Food and Nutrition Entrepreneur (menjadi pengusaha makanan yang mengadopsi unsur gizi dan nutrisi), dan Creative Digital Entreprenuer (menjadi pengusaha kreatif di dunia digital).

Hallmar Business School terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Beberapa perusahaan yang sudah berkolaborasi dengan Hallmar Business School untuk mensukseskan gerakan #Hallmar1000PengusahaBaru antara lain Ardiles, Ortus Eight, 910, PT Stars International, dan PT Nutrifood Indonesia.

Juga ada kemitraan kerjasama dengan Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia) dan Apkrindo (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia).

Batch 1 dimulai pada September 2020, dan batch 2 hadir pada Februari 2021. Hallmar Business School juga menyediakan beasiswa untuk para calon entrepreneur.

Kim yang asal Korea ini meyakini bahwa usaha baru yang lahir dan berkembang akan menyokong kekuatan pilar ekonomi Indonesia. “Mari memulai langkah untuk membuat produk dalam negeri, mencintai dan menggunakan produk dalam negeri,” tuturnya.

Dia menambahkan,”Mari menjadi entrepreneur kreatif dan berhasil sehingga berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru, peluang bisnis baru serta turut serta menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.” dit

#hallmarbusinessschool #pengusaha

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)