Log Zhelebour Bakal Tunda Pensiun Sebagai Promotor, dan Siap Bikin Reuni Boomerang! Tetapi Ini Syaratnya

446 views
Roy Jeconiah, vokalis Boomerang saat tampil membawakan lagu ‘Kisah’ di video YouTube Log Zhelebour.

iniSURABAYA.com – Grup rock legendaris, Boomerang bakal reuni? Serius nih? Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan para penikmat musik rock, khususnya penggemar Boomerang.

Pertanyaan itu mencuat menyusul tantangan yang dilontarkan Log Zhelebour lewat media sosial. “Ada tantangan 1jt views selama 1 bulan, bila bisa 2jt views, maka saya berjanji akan berjuang agar Boomerang reunion atau reborn pada th 2021, pensiun saya tunda. tentunya setelah pandemi covid19 bisa dilewati.
disini link video fullnya bisa disaksikan secara gratis.”

Begitu tulis Log Zhelebour di akun Instagram @log.zhelebour. di bagian bawah, Log menambahkan akun YouTube yang dimaksud: https://youtu.be/QEAxx2unBzg
https://YouTube.com/c/logzhelebourTV

Seriuskah Log dengan tantangan itu? Berikut jawaban promotor kondang yang sudah melahirkan banyak musisi rock di Tanah Air ini dalam wawancara khusus dengan iniSurabaya.com.

Kenapa bikin tantangan itu?
Karena saya melihat jumlah video (postingan lagu ‘Kisah’) di YouTube mengalami peningkatan tajam. Sebelumnya selama lima hari rata-rata 12.000-12.500. tetapi dua hari ini, dalam sehari bisa lebih 35.000 viewers.

Jadi kalau tiap hari bisa mencapai angka itu bahkan bisa lebih banyak mungkin dalam satu bulan mencapai viewers yang ditargetkan.

Tantangan dua juta views supaya penikmat musik, khususnya penggemar rock lebih semangat. Apakah mereka masih mengharapkan reuni Boomerang? Itu akan terlihat dari respons mereka. Disambut nggak ide ini?

Roy Jeconiah (IST)

Jika disambut, mereka pasti bantu share link video yang saya posting itu. Jika tantangan ini disambut antusias, (reuni) bisa terjadi.

Reuni Boomerang seperti apa yang ada dalam angan Anda?
Ya reuni dalam formasi seperti saat pertama saya bentuk. Ada Farid (Farid Martin), Ivan (John Paul Ivan), Roy (Roy Jeconiyah Isoka Wurangin), dan Henry (Hubert Henry Limahelu).

Apa masih optimistis Boomerang bisa reuni?
Semua personel Boomerang sudah melihat kenyataan, bahwa yang diharapkan publik, penggemar Boomerang adalah Boomerang versi Log Zhelebour. Bukan individu masing-masing, seperti Roy dengan Jecovox-nya, Ivan dengan Takeover, dan Henry dengan versi Boomerang barunya.  

Saya juga melihat antusiasme viewers video di channel saya dibanding dg channel para personel Boomerang sendiri.

Kalau sudah reuni plan besar apa yg sudah disiapkan buat mereka? Minimal bikin single, lalu mini album, dan kalau bisa album. Tetapi, mini album yang pas di jaman digital sekarang.

Saya juga akan buat ‘Tour The End Boomerang’. Bikin tour terakhir, karena saya sendiri sudah tua, sudah ingin pensiun.

Yakin Boomerang masih punya massa?
Massa itu masih bisa diciptakan. Band punya massa atau tidak tegantung motornya, penggeraknya. Itu tergantung saya nanti. Saya yakin betul masih bisa didorong.

Bagaimana pandangan Anda atas industri musik saat ini, khususnya eksistensi musik rock?
Industri musik sekarang memang tidak bersahabat dengan musik rock, terutama metal.  

Tetapi saya yakin masih bagus, asalkan semua musisi penggemar tidak dipecah jadi komunitas kecil-kecil. Dulu bangga anak indie punya penggemar 50-100 orang, ternyata di dunia digital mereka bukan siapa-siapa.

Video mereka subscribenya sedikit. Karyanya juga ditonton orang yang sedikit, teman-teman sendiri.

Mungkin meerka bisa lawan arus massa. Karena digital penonton umum, keluarga.

Penggemar musik dipecah-pecah jadi kecil-kecil akan mati mereka semua tidak ada yang hidup.

Karena basic rock sendiri masih kecil di bawah 5 persen. Mungkin tertinggi bisa sampai 15 persen, jika karya mereka diterima dengan baik.  

Lagunya pas, video bagus, marker 15 persen masih bisa didapat.

Mungkin ikon, tokoh pemersatu rock masih saya. Begitu saya tidak banyak aktivitas di dunia musik, saya lihat perkembangan musik rock makin turun, makin mengecil.

Tidak ada figure atau band yang bisa mengangkat derajat musik rock untuk bisa bersaing dengan musik lain.

Karena itu, saya harap pecinta rock bersatu, tidak mengkotak-kotakkan diri, mereka siap gabung di channel YouTube saya mungkin jadi besar.

Tetapi jika mereka niat sendiri-sendiri, saya tidak bisa apa-apa. Mereka mungkin mimpi aja jadi star.

Saya lihat ada ribuan channel band kecil lumayan merasa bisa berkarya mandiri, tetapi ternyata publik rock tidak merespons. Yang respons intern mereka sendri, di luar komunitas tak ada yang merespons.

Sehingga yang terjadi subscriber cuma puluhan atau ratusan. View yang didapat dari video mereka cuma ribuan. Untuk menembus ratusan ribu tak bisa. Itu salah satu contohnya.

Saya harap jika mereka ingin rock bisa comeback harus tidak mengkotak-kotakkan diri. Mudah-mudahan bisa diterima penggemar rock Indonesia, musisi juga bisa berkarya, bersaing di dunia musik.

Tanpa hasil viewers besar tak akan dilirik oleh sponsor, pemasang iklan juga. Orang tak mau monetize lagu mereka. Pendapatan dari lagu karya mereka juga nggak ada. dit

#boomerang #logzhelebour #musikrock

Posting Terkait