Jelang Episode 100, NET Gelar ‘Jatanras Goes to Campus’ Secara Virtual

150 views

iniSURABAYA.com – Program reality crime ‘Jatanras’ memasuki episode 100 pada penayangannya di layar kaca NET, Jumat (16/10/2020) pukul 23.00 WIB ini.

Di episode ini, Jacklyn Chopper akan berkolaborasi dengan seorang polisi wanita cantik yang siap menangani kasus kriminal jalanan.

Adegan menarik tersebut sempat disampaikan dalam kegiatan virtual sharing ‘Jatanras Goes to Campus’ yang diselenggarakan NET melalui Zoom bekerjasama dengan  kampus UPN Jakarta, Universitas Moestopo, Universitas Budi Luhur, dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Menurut Deddy Sudarijanto, CEO PT NET Mediatama Televisi, ‘Jatanras Goes to Campus’ yang dilaksanakan secara virtual merupakan bagian upaya mengembangkan inisiatif literasi media penyiaran untuk publik.

Diakui Deddy, di tengah kondisi pandemi saat ini, berbagai  aktivitas interaksi dengan publik banyak dilakukan secara virtual melalui berbagai platform digital.

Untung Pranoto, Direktur Konten NET

“Alhamdulillah, NET termasuk televisi yang aktif memanfaatkan aset digitalnya dan memiliki jumlah subscriber yang cukup besar,” papar Deddy.

Kekuatan inilah yang menjadi kunci penting bagi NET untuk terus berkembang berinteraksi dengan pemirsanya, serta membantu peran lembaga pendidikan yang harus menjalankan aktivitas edukasinya secara daring.

‘Jatanras’ sendiri merupakan singkatan dari ‘Kejahatan dan Kekerasan’, sebuah unit strategis penanganan kriminal Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya.

Istilah ini dikembangkan oleh NET dalam sebuah program reality crime ‘Jatanras’ yang menggabungkan ide tayangan informasi kreatif dengan konsep realita keseharian tugas aparat kepolisian menangani berbagai potensi kasus  kriminal yang ada di jalan.

Program ‘Jatanras’ tayang di NET setiap hari Kamis-Minggu pukul 23.00–00.00 WIB. Dalam penayangannya, ‘Jatanras’ NET memunculkan figur nyentrik anggota kepolisian Aiptu Jakaria yang dikenal dengan Jacklyn Chopper alias Bang Jack yang kini banyak mendapatkan perhatian positif dari pemirsa NET.

Jelang ‘Jatanras’ yang memasuki episode ke 100, NET menghadirkan Untung Pranoto (Direktur Konten NET), Dede Apriadi (Pemimpin Redaksi NET), Jacklyn Chopper (Host Program), dan tim kreator di balik dapur redaksi ‘Jatanras’ NET untuk berbagi kisah secara virtual kepada mahasiswa di empat kampus.

Bang Jack sempat berbagi kisah menarik ketika terkena sejumlah peluru dari pelaku kejahatan. Risiko nyawa memang menjadi bagian tugasnya dalam menangani berbagai aksi kriminal.

Walaupun terluka parah Bang Jack berhasil melumpuhkan pelaku kriminal tersebut. Menariknya saat dibawa ke rumah sakit, figur gondrong reserse nyentrik ini justru sempat tertukar terlantar dekat pelaku kriminalnya yang kebetulan mendapatkan tempat penanganan yang lebih baik.

“Petugas kesehatan mungkin menyangka saya pelaku kriminalnya karena penampilan saya memang beda. Untung komandan saya datang dan menyampaikan bahwa justru yang gondrong terluka parah itu lha yang polisinya, bukan pelaku. Alhamdulillah, berkat doa yang tak putus dalam hati dan penanganan yang cepat saya berhasil diselamatkan, bahkan tidak jadi diamputasi,” kisah Bang Jack.

Jacklyn Chopper juga turut berbagi cerita di balik dapur ‘Jatanras’ beberapa kreator di balik program, yaitu Suwardi Rosadi (Produser Program ‘Jatanras’) dan Haris Noldy (Produser Program ‘Jatanras’).

Sebelumnya, Untung Pranoto dan Dede Apriadi juga menyampaikan berbagai ide menariknya dalam mempersiapkan  konten-konten kreatif NET, termasuk ‘Jatanras’ yang saat ini eksis di kalangan milenial, dan semakin berkembang di segmentasi pemirsa keluarga milenial.

“Saat ini NET terus melakukan pengembangan konten-konten menariknya di layar kaca dengan menghadirkan konsep kreatif yang lebih berwarna dan berkualitas,” kata Untung Pranoto.

Selain cukup diminati kalangan milenial, lanjut Untung, saat ini kepemirsaan NET terus tumbuh juga di kalangan keluarga milenial, terutama di pemirsa female-nya.
“Mudah-mudahan dengan pertemuan virtual ini, ragam tayangan NET menjadi lebih dekat di hati pemirsa,” harapnya. 

Selain pengembangan program-programnya di televisi, NET akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan sejumlah program interaktifnya melalui platform digitalnya.

Ke depan NET berencana akan mengembangkan event daring berbagi pengalaman broadcasting bersama pemirsa untuk memahami proses kreatif di balik pembuatan program televisi. dit

#jatanras #jatanrasgoestocampus #NET

Posting Terkait