Mau Ubah Nama pada Akta Kelahiran, atau Perubahan Nama pada Akta Perkawinan? Apa pun Urusannya Terkait Perubahan Dokumen Kini Makin Mudah, Begini Caranya

96 views
Agus, kadispendukcapil Kota Surabaya.

iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya terus melakukan inovasi guna makin mempermudah layanan pada warga kotanya. Yang terbaru adalah pelayanan yang terintergrasi dengan pengadilan negeri (PN).

Dalam upaya memberi pelayanan yang mudah dan cepat, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya membuat terobosan baru yakni pelayanan perubahan dokumen yang terintegrasi dengan PN Surabaya dalam pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk). 

“Pelayanan ini sebenarnya bentuk tindak lanjut MoU antara Bu Wali dengan PN,” kata Agus Imam Sonhaji, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Agus, ada sekitar 17 pelayanan yang terintegrasi dengan PN. Diantaranya adalah perubahan biodata karena data NIK ganda, perubahan nama pada akta kelahiran, perubahan jenis kelamin pada akta kelahiran, perubahan tempat tinggal lahir pada akta kelahiran, perubahan nama orang tua pada akta kelahiran, perubahan nama pada akta kematian, perubahan nama pada akta perkawinan, perubahan nama pada akta penceraian, pengangkatan, pengesahan maupun pengakuan anak.

“Kemudian perkawinan antar umat beragama yang berbeda, akta kematian bagi seseorang yang meninggal tapi jenazahnya tidak ditemukan, dan pencatatan kematian bagi warga yang tidak punya dokumen kependudukan,” urainya.

Dan sebagai wujud dari inovasi itu, lanjut Agus, pada Jumat (20/11/2020) telah berlangsung sidang perdana di Mal Pelayanan Publik, Siola. Dalam kesempatan itu, ada empat pelayanan pengajuan dokumen yang telah disidangkan.

Diantaranya yaitu, perubahan nama orang tua, dokumen perkawinan antar umat beragama yang berbeda, perubahan nama dan perubahan tempat tanggal lahir.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Prosesnya singkat. Jadi majelis hakim datang ke Siola lalu membacakan dokumen dan memeriksa saksi yang pada waktu itu datang. Setelah itu langsung disahkan,” tandasnya.

Pada tahapan selanjutnya, masih kata Agus, program pelayanan tersebut secara khusus akan dilaunching oleh Risma. “Pelayanan perdana kemarin merupakan soft opening. Nanti grand openingnya tentunya oleh Bu Wali. Kami memastikan dulu bahwa secara teknis lancar tanpa hambatan,” imbuhnya.

Agus memaparkan pula, untuk dapat menggunakan layanan yang terintegrasi PN tersebut, pemohon hanya perlu memasukkan data melalui website https://www.klampid.disdukcapilsurabaya.id .

Setelah pemohon mengisi identitas diri, kemudian menyampaikan jenis adminduk yang diperlukan. “Di website sudah ada tulisannya. Kemudian kami proses,” ujarnya.

Setelah diproses sesuai data yang ada pada aplikasi, maka pemohon menunggu jadwal untuk proses sidang yang ditentukan.

“Di program ini hakim yang datang ke Siola bukan lagi pemohon yang datang ke Kantor PN seperti sebelum-sebelumnya,” cetus Agus. dit/dbs

#dispendukcapil #pemkotsurabaya #trirismaharini #walikotasurabaya

Posting Terkait