Meski Tak Saling Kenal, Acara Flash Mob Surabaya Community Tetap Riuh, Cak Bhogenk: Pertemuan Ini Ngeri-Ngeri Sedap

257 views
Meski tak saling kenal, anggota Surabaya Community ini tetap akrab dan riuh saat bertemu di acara flash mob dalam rangka Hari Pahlawan di Royal Plaza Surabaya,

iniSURABAYA.com – Tak saling kenal tak membuat anggota Surabaya Community jadi kikuk ketika akhirnya bertemu. Yang terjadi saat mereka menggelar flash mob dalam rangka Hari Pahlawan  di Royal Plaza Surabaya, Sabtu (14/11/2020) justru jauh dari kesan tersebut.

“Yok opo kabare cak….ning? Apik yo? Sehat yo!”
“Awak-awak apik cak….tapi yo gene iki sik prihatin sik…. Cuk!”
“Wiss podo ae cak. Sing penting seger waras yo! Ojok lali awak dewe seduluran sampek matek!”
“Surabaya Community…..Jancoook!”

 Sapaan penuh keakraban itu tak jarang diselipi celetukan khas Suroboyoan.  

Sedikitnya 300an angggota SC siang itu kumpul bersama. Mereka terdiri dari beragam usia, mulai anak-anak, remaja hingga lansia pun terlibat percakapan penuh keakraban.

“Setahu saya tadi ada yang usianya sudah 80an tapi tetap semangat gabung di acara ini. mereka senang bisa ketemu dengan ‘cucu-cucunya’ di sini,” ungkap Arry Pribawanto, salah satu pendiri Surabaya Community kepada iniSurabaya.com di tengah-tengah keriuhan acara.

Meski penuh keriuhan, ratusan anggota SC ini sangat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya, mereka kompak memakai masker semua di acara tersebut.

“Memang itu yang selalu kami ingatkan pada anggota lewat grup WA (WhatsApp). Ada juga yang sempat bilang pertemuan ini ‘ngeri-ngeri sedap’. Karena lama kami tak bertemu sejak pandemi,” papar pria yang akrab disapa Cak Bhogenk ini.

Mantan Ketua Umum SC ini menyatakan pula bahwa anggota SC ini ribuan dan selama ini menjalin komunikasi akrab lewat grup-grup WA. “Kami punya 20-an grup WA dan saya admin tunggalnya,” tandas Cak Bhogenk.

Kebersaman dan kekompakan diakui Cak Bhogenk menjadi nilai lebih komunitas ini. “Contoh nyata adalah acara hari ini. Kami tak mengeluarkan uang sedikit pun. Semua berpartisipasi demi terlaksananya peringatan Hari Pahlawan ini,” tegasnya.

Diakui Cak Bhogenk, pihaknya sempat survei di beberapa mall sebelum menggelar acara peringatan Hari Pahlawan tersebut. “Tetapi akhirnya pilihan kami jatuh ke Royal Plaza,” imbuhnya.

Cak Bhogenk menambahkan pula mengenai keinginan untuk menyelenggarakan acara yang sama di mall lainnya. “Sukses di acara hari ini akan kami pertimbangkan untuk melakukannya di TP (Tunjungan Plaza), atau Delta (Surabaya Plaza),” tuturnya.

Tujuannya, ditekankan Cak Bhogenk, adalah memberi aura positif pada pusat perbelanjaan sebagai pusat kegiatan ekonomi sebuah kota. “Mall adalah salah satu pusat perekonomian dan pusat perhatian masyarakat, khususnya bagi warga Surabaya,” urainya. 

Melalui kegiatan bersama tersebut, Cak Bhogenk berharap komunitas SC ini memberikan wacana pada masyarakat bahwa Covid-19 memang ada dan tetap harus diwaspadai.

“Tetapi bukan berarti berhenti beraktivitas,” ujarnya.

Lebih lanjut Cak Bhogenk menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan tatanan masyarakat dunia. Bahkan beberapa negara sudah menyatakan mengalami resesi ekonomi akibat tidak jalannya perekonomian di negara tersebut menyusul penyebaran virus corona. 

Namun saat ini sejumlah wilayah mulai melonggarakan kebijakan terkait mobilitas warganya. Salah satunya adalah Kota Surabaya yang mencoba bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Aktivitas perekonomian di Kota Pahlawan ini sudah banyak mulai bergerak walaupun masih melamban.

“Acara ini sebagai respons atas pemberlakuan penerapan sistem baru kehidupan di era pandemi ini. Kami harap semua bisa segera kembali normal,” tegas Cak Bhogenk. dit

#flashmob #haripahlawan #royalplaza #surabayacommunity

Posting Terkait