Percaya Kekuatan Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi bagi Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi, Begini Penjelasannya

92 views
Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah)  menggelar webinar ‘Ekonomi Syariah untuk Negeri’.

iniSURABAYA.com – Pandemi Covid-19 memberikan dampak cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Menurut Biro Pusat Statistik, kuartal III 2020 ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar 3,49 persen.

Meskipun tidak sedalam kuartal II, tetapi pertumbuhannya masih di level negatif. Di tengah kondisi ini, pemerintah melakukan serangkaian program pemulihan ekonomi, termasuk yang melibatkan sektor keuangan ekonomi syariah.

Benarkah ekonomi syariah bisa menjadi solusi bagi ekonomi Indonesia, terutama di tengah pandemi?  

Menurut M Gunawan Yasni, pakar ekonomi syariah, bicara ekonomi syariah berarti bicara inklusi ekonomi, keuangan, dan bisnis. Termasuk memikirkan social activities, karena ekonomi syariah bukan hanya memikirkan kepentingan dunia, tetapi juga akhirat.

“Ekonomi syariah itu rahmatan lil alamin, bermanfaat bagi semua, karena sudah diterima secara global, bahkan dimulai oleh negara yang bukan mayoritas muslim,” tegas Gunawan pada webinar yang diselenggarakan oleh Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) beberapa waktu lalu.

Gunawan menambahkan, rahmatan lil alamin juga berarti bahwa ekonomi syariah harus bicara untuk kemanfaatan semua pihak. Karena syariah tidak hanya bicara soal profit, melainkan ada unsur tolong menolong di dalamnya.

Dalam webinar tersebut, Gunawan menambahkan bahwa, dalam situasi ekonomi yang fluktuatif seperti saat ini, perusahaan harus memiliki produk syariah yang fleksibel. 

Selain itu, perusahaan juga diharapkan melakukan digitalisasi pada semua lini dan rutin berikan literasi untuk kelompok-kelompok yang masih belum memahami konsep syariah secara keseluruhan.  

Keyakinan yang sama juga ada pada Allianz Life Syariah. Ekonomi syariah di Indonesia memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi. Apalagi menurut data Global Islamic Finance Report 2019, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam pasar keuangan syariah global.  

Sementara Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia memaparkan fakta di tengah pandemi, Allianz Life Syariah masih mencatat pertumbuhan hampir 5 persen.

“Kami melihat bahwa situasi saat ini adalah momentum tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai konsep asuransi syariah dan pentingnya memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko dalam kehidupan,” imbuhnya. 

Allianz Life Syariah juga aktif memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat tentang ekonomi maupun asuransi syariah melalui para tenaga pemasar dan ragam kegiatan seperti seminar daring. 

Selain itu, Allianz juga terus berinovasi untuk memperkuat posisi di dalam segmen pasar yang potensial di Indonesia dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi, khususnya asuransi jiwa syariah.

Kampanye dan program yang terus Allianz Life Syariah jalankan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi jiwa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui ragam produk Allianz Life Syariah yang kian disempurnakan.

“Kami juga melakukan pengembangan saluran distribusi dan memberikan fasilitas pelayanan berbasis digital baik kepada mitra bisnis dan peserta, agar mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat di era digital ini,” urainya.

Yoga menandaskan, beberapa inisiatif yang sudah dilakukan adalah dengan menyediakan platform layanan pengajuan asuransi, pelayanan terkait informasi polis dan klaim yang semuanya dapat dilakukan secara daring.

“Semua ini dilakukan bersinergi dengan regulator, asosiasi dan seluruh pihak yang memiliki tujuan sama untuk menumbuhkan asuransi syariah di Indonesia,” pungkasnya. wid

#allianzlifesyariah #ekonomisyariah #webinar

Posting Terkait