Telur Ikan Ini Jauh Lebih Mahal dari Telur Ikan Salmon, Segini Harganya

162 views
Pehobi ikan, khususnya ikan air tawar bakal mendapat banyak pilihan di momen

iniSURABAYA.com – Sebagai negeri bahari, Indonesia ternyata tak hanya kaya satwa laut. Ragam ikan air tawar pun tak kalah banyaknya.

Dan bagi pehobi ikan, bisa menyaksikannya langsung di Heroes Aquatic Exhibition yang digeber di Lower Ground Atrium Ciputra World Surabaya. acara yang berlangsung hingga Minggu (15/11/2020) ini diikuti sedikitnya 10 tenant.

Antara lain Melowdi Cupang, Betta_sby5758, Ais Betta, Betta Broto yang berfokus pada Betta Fish, ND Custom (terrarium), Aqu Aja Indonesia (aquascape), Kedaton Guppy (guppy fish), Yung Aquatic & Predator Go (ikan predator), Blackwater Chana x Hong Long Yu (ikan chana dan arowana), dan Deep Ocean Aquatic x Ikan Predator (ikan predator).

Diantara yang dipamerkan adalah jenis Channa Yellow Sentarum. “Ikan ini diambil dari Danau Sentarum, Pontianak,” ungkap Fahriza, salah satu tenant yang mengoleksi ikan pemakan jangkrik dan cacing darah tersebut.

Sesuai habitat aslinya yang di kawasan tropis, ikan yang harganya mencapai jutaan rupiah ini nyaman berada di air hangat. “Besaran harga ikan ini ditentukan oleh bar (garis tubuh), warna, dan juga bunga (hiasan di bagian tubuh ikan),” imbuhnya.

Di stan Fahriza, pengunjung juga bisa menemukan Channa Auranti atau dikenal pula dengan nama Orange-Spotted Snakehead. Channa Auranti yang asal India ini merupakan ikan gabus yang lumayan populer di kalangan pecinta ikan predator.

Berbeda dengan Channa Yellow Sentarum, Channa Auranti tidak bisa hidup di air hangat.

“Suhu air tempatnya hidup maksimal 30 derajat Celcius. Jika air mulai panas, biasanya didinginkan dengan diberi es. Itu cara paling murah yang bisa dilakukan pada ikan ini,” ujarnya.  

Jika kondisi suhu air ini tidak diperhatikan, lanjut Fahriza, ikan akan mudah kena parasit dan mudah sakit. “Harga ikan ini bisa mencapai Rp 2-3 juta,” tuturnya.

Selain itu, ada pula ikan unik lainnya, yaitu Acipencer Ruthenus. Ikan yang aslinya berasal dari Thailand ini termasuk satwa purba yang tidak berubah sejak periode Trias, sekitar 245-208 juta tahun silam.

Acipenser Ruthenus juga punya nama, yaitu Sterlet. Atau ada pula yang menyebut sejenis sakarmut karena termasuk ikan tipe bawa. Acipencer Ruthenus  lebih sering berada di bagian dasar atau bawah.

Dan kalau di akuarium maupun kolam, fungsinya lebih untuk menjadi sebagai pembersih sisa-sisa makanan yang tidak habis.

Yang menarik, Acipenser Ruthenus ini tak hanya ikan hias. Telur ikan ini dikenal mahal, bahkan jauh lebih mahal ketimbang telur ikan salmon.

“Untuk jenis Diamond, harga telurnya kisaran Rp 50-70 juta per-kg. Tetapi harganya mengikuti kurs dolar,” ungkap Daniel. dit

#ciputraworldsurabaya #heroesaquaticexhibition #ikanairtawar #predator

Posting Terkait