Tol Yogya-Bawen Lintasi 3 Terowongan Tembus Pegunungan, Seperti Ini Konsepnya

304 views
ILUSTRASI : Terowongan Yogyakarta-Bawen (IST)

iniSURABAYA.com | YOGYAKARTA – Infrastruktur di kawasan Yogyakarta terus dikembangkan. Terbaru, bakal diwujudkan proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 km.  

Proyek yang pengerjaan konstruksinya dimulai Agustus 2021 ini akan melintasi tiga tunnel atau terowongan menembus perut pegunungan. Jalan tol tersebut diharapkan selesai pada tahun 2023 mendatang.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Penjaminan Proyek Jalan Tol Jogjakarta–Bawen resmi ditandatangani pada Jumat (10/11/2020) .

Jalan tol ini akan terhubung dengan tol Semarang–Solo dan jalan tol Solo–Jogja–Bandara International Yogyakarta. infrastruktur ini membentuk segi tiga emas yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah, khususnya Yogya, Solo, dan Semarang (Joglosemar).

Terowongan yang dibangun direncanakan berlokasi potensial antara Ambarawa dan Temanggung. Terowongan dibangun agar tidak merusak kawasan Banaran yang sejuk sebagai destinasi wisata dengan unggulan kopi. https://inijogja.net/

Selain itu, Kementerian PUPR juga tidak ingin mengulang kesalahan pembangunan Tol Semarang–Solo yang memangkas perbukitan.

Saat ini dokumentasi trase masih ada pada Kementerian PUPR untuk kemudian ditetapkan lokasi dan dikembalikan kepada Gubernur Jawa Tengah maupun Gubernur DIY untuk disetujui. Akhir November atau akhir Desember 2020 penlok sudah selesai.

Dalam acara penandatangan perjanjian di Borobudur tersebut KGPAA Paku Alam X, Wakil Gubernur DIY ikut menyaksikan. Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR-RI hadir pula dalam acara istimewa itu.

Basuki mengungkapkan, pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen masuk dalam rangakaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Tol ini masuk dalam rangkaian tol Trans Jawa yang akan melintasi Ambarawa, Pringsurat, Mungkid, Magelang dan Sleman.

Melalui penandatanganan perjanjian mengenai proyek tol ini, akan dihadirkan infrastruktur yang membuka akses dan memperlancar terintegrasinya wilayah Yogya, Solo dan Semarang atau biasa disebut Joglosemar.

Dengan begitu, kemudahan akses akan memperlebar kesempatan bagi daerah-daerah tersebut lebih mengembangkan potensinya.

“Melalui penandatanganan ini saya sangat bersyukur karena sekali lagi Joglosemar akan menjadi kawasan yang terbuka satu sama lain. Tol ini menghubungkan dan memanfaatkan infrastruktur yang sudah kita bangun di lima tahun yang lalu dan akan kita teruskan dengan pengembangan infrastruktur yang lain,” ungkap Basuki. dit

#infrastruktur #terowongan #tolyogyabawen

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)