Tanamkan Disiplin Bermasker, Aice Juga Bagikan ke 200.000 UMKM Penjual Es Krim

413 views
Seremoni Penyerahan Bantuaan Masker Shield, Kepada Satgas Covid-19 Propinsi Jatim disaksikan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur (dua dari kanan).

iniSURABAYA.com – Mohammad Haerul Amri, Wakil Ketua Umum PP GP Ansor menyatakan bahwa aktivitasnya bersama Aice Group, KSP dan banyak stakeholder penting dari berbagai agama, suku, kelompok dan profesi ini adalah gerakan kemanusiaan yang plural dan kolektif secara pentahelix.

“Sedari awal korona muncul di Tanah Air, GP Ansor sudah bergerak bersama Aice dan berbagai pihak untuk memperbaiki keadaan,” kata Amri di acara di tengah acara peluncuran masker medis di Gedung Grahadi Kota Surabaya, Sabtu (19/12).

Bagi-bagi sekitar setengah juta masker medis di Jatim ini merupakan seri kegiatan distribusi 5 juta masker medis di 20 wilayah Indonesia yang dilakukan Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Aice Group.

Amri menyatakan pula,”Di awal sekali, kami mendistribusikan APD yang saat itu sangat langka di kalangan tenaga kesehatan.”

Aice dan GP Ansor masuk ke belasan rumah sakit Jabodetabek, Rembang dan Wisma Atlet untuk mengantarkan APD dan sejuta es krim. “Sekarang kami memperkuatknya dengan membangun gerakan pentahelix ini,” tegas Amri.

Baca Juga : http://inisurabaya.com/2020/12/jatim-hadapi-dobel-cobaan-gus-syafiq-kerjasama-bisa-saling-menguatkan/

“Ikhtiarnya, 5 juta masker bagi masyarakat grass root yang rentan tertular akan membangun ketangguhan bangsa kita melawan Covid-19,” ujar Amri menambahkan.

Donasi 20 Juta Masker Medis
Sementara Sylvana, juru bicara sekaligus Brand Manager dari produsen es krim Aice Group mengatakan bahwa gerakan kolektif berupa pentahelix semua anak bangsa yang peduli atas cobaan yang sedang dihadapi bersama.

Misi kemanusiaan yang dijalankan GP Ansor dan produsen es krim Aice ini, adalah aksi bersama pemerintah pusat melalui KSP dan pemerintah daerah yang berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran dari organisasi dan tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta, serta komunikasi yang efektif melalui media massa. 

Wanita yang juga menjabat Brand Manager Aice Group ini menilai, kegiatan kolektif adalah kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis.

“Aice bersama banyak pemangku kepentingan di 20 kota yang kami berikan 5 juta masker ini akan selalu bergerak bersama. Kuantitas yang cukup dan edukasi soal disiplin penggunaan masker berkualitas, serta dukungan kearifan lokal dari para tokoh agama dan budaya di masyarakat menjadi kunci gerakan kita bersama ini,” katanya.

Masker medis berlogo Aice-Shield yang didistribusikan ke kalangan masyarakat luas di 20 kabupaten dan kota tersebut diproduksi sendiri oleh Aice Group. Masker medis Shield memiliki spesifikasi 3-ply sesuai dan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sylvana menerangkan bahwa keinginan Aice Group bersama gerakan pentahelix membagikan masker berspesifikasi standar medis ini, didasari niatan menghindarkan masyarakat dari bahaya droplet mengandung virus dalam berbagai aktivitas yang makin meningkat saat ini secara optimal.

Aice Group sendiri menyatakan bahwa masker Shield tidak akan dijual ke publik. Masker ini khusus diproduksi untuk kepentingan donasi ke masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Masker Shield yang diproduksi di pabrik es krim termodern yang dimiliki Aice Group di Mojokerto ini akan didistribusikan bersamaan dengan paket Vitamin C untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang disasar.

Aice Group tidak hanya membagikan 5 juta masker lewat misi kemanusiaan ini. Aice juga membagikan 15 juta masker Shield lainnya melalui 200.000 UMKM yang selama ini menjadi penjual es krim Aice di berbagai wilayah di Indonesia.

“Aice memproduksi masker medis dalam jumlah sangat besar untuk menekan penularan virus di masyarakat. Visi kemanusiaan akan selalu mejadi bagian dari proses bisnis Aice,” pungkasnya. ana

#aicegroup #eskrim #gpansor #gubernurjawatimur #khofifahindarparawansa

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)