Asyik! Bioskop di Surabaya Sudah Mulai Beroperasi Mulai Rabu

2288 views
ILUSTRASI : Suasana ruangan bioskop di era pandemi.

iniSURABAYA.com – Ada kabar gembira bagi warga Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya berencana memberi ijin bagi bioskop beroperasi kembali. Tetapi ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk menjamin pengelola bioskop terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Sebelum buka, harus dipastikan tidak menyediakan makan dan minum dalam bioskop,” tegas Irvan Widyanto, Wakil Sekretaris Satuan Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kota Surabaya.

Menurut Irvan, aturan tersebut diberlakukan untuk meminimalisir pembukaan masker dalam ruangan tertutup. Penonton pun juga ditekankan untuk tidak copot-pakai masker.

“Jadi saat masuk untuk nonton, semua wajib menggunakan masker,” demikian tegasnya.

Aturan lainnya, lanjut Irvan, di dalam gedung juga diberlakukan pengurangan kapasitas penonton dengan kursi berjarak minimal satu meter. Dalam hal ini, pihak pengelola hanya diperbolehkan mengisi 50 persen dari total kursi.

Irvan menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada pengelola bioskop. Dan saat ini Pemkot sedang mengerjakan standar operasional prosedur (SOP) yang menekankan closed space untuk mengganti sistem sirkulasi udara.

”Atau minimal dengan air purifier. Khusus untuk pekerja RHU warga Surabaya, akan rutin tes swab. Dinas kesehatan harus memastikan,” ujarnya.

Buka Mulai Rabu
Kebijakan Pemkot Surabaya tersebut disambut baik kalangan pengusaha. Sutandi Purnomosidi, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur bahkan memastikan operasional RHU akan dimulai pada Rabu (24/3/2021).

“Kami sangat mengapresiasi Pemkot, Pak Wali Kota yang segera merealisasikan pembukaan RHU dan bioskop di Surabaya,” kata Sutandi ketika dikonfirmasi media, Senin (22/3/2021).

Sutandi mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya bertemu Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya. Dalam pertemuan itu, mereka membahas rencana pembukaan RHU. Selain RHU, sejumlah tempat hiburan lain seperti bioskop juga akan kembali dibuka. Namun, masih kata Sutandi, semua harus mengutamakan prokes secara ketat.

Terkait adanya rencana penerapan tes GeNose C19 di bioskop, Sutandi menilai hal itu tidak perlu. Alasannya, pengunjung di pusat belanja/mal sudah menerapkan prokes ketat.

“GeNose itu siapa yang mau membiayai? Disubsidi siapa? Gak masuk akal, tiket bioskop Rp 35.000-50.000, tesnya Rp 30.000. Kapasitas di dalam bioskop juga 50 persen dari kapasitas!” cetusnya.

Sutandi menyatakan pula bahwa saat ini Pemkot Surabaya tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur teknis penerapan prokes di RHU dan juga gedung bioskop.

Sutandi menambahkan, aturan teknis yang ada dalam Perwali bisa diterima oleh kalangan pelaku usaha. “Kami harapkan kalau RHU maupun bioskop buka, ekonomi bisa kembali bergerak. Saat April hingga Mei mendatang, kami harap pasar ritel juga sudah normal,” ucapnya. ana/dbs

#bioskop #pemkotsurabaya #rumahhiburanumum #surabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)