‘Pulau Plastik’ Ungkap Fakta Manusia Konsumsi Mikroplastik dari Berbagai Sumber

323 views

iniSURABAYA.com – Bahaya plastik bagi kehidupan manusia tak lagi berwujud slogan mati. Kampanye anti sampah plastik itu digemakan Dandhy Dwi Laksono lewat sebuah film dokumenter berdurasi 120 menit.   

Dalam film yang juga bekerjasama dengan Visenema Picture itu, Dandhy menyampaikan pesan bahwa mikroplastik tidak hanya jadi ancaman bagi lingkungan, tetapi juga bagi tubuh makhluk hidup terutama manusia.

“Problemnya itu. Membuka mata bahwa Indonesia adalah sampah global,” tandasnya.

Sepanjang film ‘Pulau Plastik’ ini Dandhy menyampaikan kandungan mikroplastik berlebih dalam tubuh manusia melalui sosok Gede Robi, pegiat lingkungan yang juga vokalis grup band Navicula.

Dandhy Laksono (tiga dari kiri) dan Prigi Arisandi (tiga dari kanan) saat pemutaran film ‘Pulau Plastik’ di Surabaya.

Melalui tes yang dilakukan Ecoton, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan asal Jawa Timur, mikroplastik dalam tubuh Robi berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan penelitian sama yang dilakukan di Vienna, Austria.

Film yang dirilis tepat di Hari Bumi pada 22 April lalu itu mengungkapkan beberapa fakta tentang sampah plastik. Salah satu fakta adalah konsumsi mikroplastik manusia yang cukup besar.

Disinggung mengenai proses penggarapan film ‘Pulau Plastik’, Dandhy mengungkapkan, pihaknya sempat terkendala penelitian mikroplastik dalam 100 sample feses manusia.

”Ini menjadikan ‘Pulau Plastik’ sebagai film dengan sampel terbanyak di dunia. Dari 100 sample feses itu, ternyata manusia mengonsumsi mikroplastik berbagai sumber,” ungkapnya.

Dandhy berharap film ini bisa mengubah lifestyle masyarakat, bisnis, ekonomi, perusahaan, dan juga sebagai alat untuk menekan pemerintah. “Harapannya ada regulasi yang menekan penggunaan plastik sekali pakai,” tegas Dandhy.

Sementara itu, Prigi Arisandi, pendiri Ecoton yang juga masuk dalam frame film tersebut menjelaskan bahwa salah satu yang juga ditampilkan dalam film tersebut adalah soal plastik kiriman Amerika Serikat ke Surabaya.

Setelah diputar di Denpasar, film ‘Pulau Plastik’ tayang perdana di Surabaya pada Senin (26/4/2021). Berikutnya, roadshow film akan dilakukan di Gresik dan Jakarta. dit/ewi

#dandhylaksono #filmdokumenter #pulauplastik #sampahplastik

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)