Dukung Program Vaksinasi Gotong Royong, Kimia Farma Datangkan 7,5 Juta Dosis Shinoparm

657 views
ILUSTRASI : Program vaksinasi Gotong Royong

iniSURABAYA.com – Pemerintah terus gencar menggelar program vaksinasi sehingga tercipta herd immunity. Dan beragam jenis vaksin pun dihadirkan untuk mendukung program vaksinasi tersebut.  

Upaya yang dilakuan diantaranya adalah melalui program vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi bagi karyawan dan buruh perusahaan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang didukung berbagai pihak seperti Bio Farma dan Kimia Farma.

Saat itu, terus terus dilakukan upaya untuk mempercepat proses vaksinasi Gotong Royong agar dapat diimplementasikan ke seluruh Indonesia. Ganti Winarno, Sekretaris Perusahaan Kimia Farma menyampaikan pihaknya sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan produsen vaksin Shinoparm untuk impor vaksin program Gotong Royong ini dengan komitmen 7,5 juta dosis.

“Vaksin ini nantinya hadir bertahap,” tegas Ganti Winarno dalam Dialog Produktif bertema Perjalanan Vaksinasi Gotong Royong yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID_IKP, Kamis (27/5/2021).

Proses menuju pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong terbilang cukup panjang. Kadin sendiri telah membuka tiga fase pendaftaran dan lebih dari 10 juta orang karyawan beserta keluarga intinya terdaftar melalui Kadin.

Menurut Ganti Winarno, hingga saat ini sudah lebih dari 70.000 dosis vaksin Shinoparm yang didistribusikan ke perusahaan terdaftar. “Harapannya vaksinasi Gotong Royong ini membantu mempercepat timbulnya herd immunity bagi 181,5 juta rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Dia menambahkan, distribusi vaksin Gotong Royong dialokasikan dengan menyesuaikan ketersediaan vaksin saat ini. Kimia Farma terus mempersiapkan diri menyukseskan vaksinasi Gotong Royong baik dari sisi kesiapan rantai dingin di seluruh Indonesia juga sarana dan prasarananya, termasuk SDM kesehatan untuk implementasi vaksinasi Gotong Royong.

“Prinsipnya Kimia Farma siap membantu pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Gotong Royong. Untuk pendataan karyawan masuk dalam sistem pendataan satu data vaksin Covid-19 dan Kadin sehingga nantinya bisa dilaksanakan vaksinasi,” papar Ganti Winarno.

Dari sisi fasyankes, lanjutnya, Kimia Farma terus memperbaiki kualitas pelayanan agar perusahaan yang memanfaatkan fasilitas ini nyaman dan mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Vaksinasi Grup Astra
Dalam kesempatan yang sama, Aloysius Budi Santoso, Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Grup Astra menyatakan bahwa pihaknya pun telah melaksanakan vaksinasi Gotong Royong bagi 10.000 karyawan pada Selasa (18/5/2021).

“Beberapa waktu mendatang, beberapa unit usaha Grup Astra terutama usaha manufaktur akan terus melaksanakan vaksinasi Gotong Royong ini,” urainya.

Pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong di Grup Astra, kata Budi Santoso, terbilang lancar. Dalam pelaksanaannya Grup Astra juga didukung Kimia Farma untuk penyediaan fasilitas layanan kesehatannya.

Budi Santoso lalu memapar data, di Grup Astra terdapat sekitar 365.000 orang yang terdaftar, terdiri dari karyawan dan keluarga inti karyawan. “Saat ini kami sedang belajar mencari format terbaik untuk vaksinasi Gotong Royong,” imbuhnya.

Dia juga bersyukur, sampai sekarang belum ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang serius dari pelaksanaannya. “Sejauh ini pengalaman saat melaksanakan vaksinasi Gotong Royong masih aman,” katanya.

Seluruh vaksin baik yang digunakan untuk program pemerintah dan program Gotong Royong telah dilengkapi pula dengan barcode yang bisa dilacak pendistribusiannya dan peruntukannya. “Data tersebut nantinya terekam dalam sistem satu data sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi sehingga terhindar dari penyalahgunaan,” tutup Ganti Winarno. ana

#biofarma #kimiafarma #vaksin #vaksinasigotongroyong

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)