Masuk Zona Oranye, Wali Kota Surabaya Imbau Warganya Salat Id di Rumah Saja, Eri Cahyadi: Saya Minta Maaf

366 views
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya

iniSURABAYA.com – Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan Salat IdulFitri 1442 Hijriah di masjid maupun di lapangan. Eri berharap warga Kota Surabaya melakukan Salat Id di rumah masing-masing.

Imbauan Eri Cahyadi itu disampaikan demi menjaga keamanan masyarakat dari bahaya penularan Covid-19 saat perayaan Lebaran.

Eri juga menindaklanjuti imbauan itu melalui SE Wali Kota Surabaya Nomor 443/4657/436.8.4/2021 tanggal 6 Mei 2021 tentang panduan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 di saat pandemi Covid-19 di Kota Surabaya.

Kebijakan Wali Kota Surabaya ini menyusul Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) Nomor 07 Tahun 2021 Tanggal 6 Mei 2021. Dalam edaran itu, mewajibkan Salat Id di rumah daerah berstatus zona oranye.

“Kami menjalankan instruksi dari Kementerian Agama. Zona merah dan zona oranye harus Salat Idul Fitri di rumah. Untuk di Surabaya, Salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” ucap Eri Cahyadi, Minggu (9/5/2021).

Pada poin kedua SE Wali Kota Surabaya itu disebutkan bahwa berdasarkan zonasi penyebaran Covid-19 pada situs Satgas Covid-19 Nasional, Kota Surabaya berada di zona oranye. Sehingga Salat IdulFitri agar dilakukan di rumah masing-masing.

“Kami pastikan in-line dengan pemerintah pusat, kami jalankan. Kami langsung buat surat edaran kepada warga,” tandas politikus PDI-Perjuangan itu.

Eri juga memohon maaf kepada seluruh warga Surabaya karena pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini harus dilaksanakan di rumah masing-masing. “Karena Surabaya masih zona oranye, saya mohon maaf kepada warga Surabaya. Ayo kita salat-nya di rumah masing-masing dulu,” begitu pintanya.

Eri mengatakan pihaknya tidak melarang umat muslim melaksanakan Salat Id. Dia mengaku hanya menjalankan ketentuan dalam SE Kemenag yang melarang warga di zona oranye melaksanakan Salat Id di masjid atau lapangan.

“Bukan kami melarang untuk beribadah. Tapi ini ada surat edaran yang menyatakan seperti itu. Kalau misal Salat Id bersama keluarga di halaman rumah itu ya tidak apa-apa,” imbuhnya.

Dalam SE Walkot Surabaya ini poin tiga disebutkan bahwa silaturahmi saat Idul Fitri hanya dilakukan bersama keluarga terdekat. Warga juga diimbau tak melakukan open house atau halal bihalal di lingkungan kantor atau komunitas.

“Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Insyaallah kami sudah sampaikan surat edaran ini kepada seluruh camat,” ungkapnya. ana

#ericahyadi #pemkotsurabaya #salatidulfitri #walikotasurabaya #zonaoranye

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)