Dinamika Pasar Berubah, Crown Group Fokus ke Wisatawan Lokal

240 views
Skye Suites

iniSURABAYA.com – Iwan Sunito mengatakan salah satu area yang ingin didiversifikasi oleh perusahaan Crown Group adalah area build to rent.

“Kami mencari lokasi strategis yang dekat dengan transportasi sebagai faktor penentu utama tempat kami harus melakukan akuisisi,” tegasnya.

Sebagai contoh, Build-to-Rent hibrida dari Crown Group, Skye Suites yang menggabungkan akomodasi menginap jangka pendek dan menengah telah mencapai okupansi sebesar 85 persen sejak dibuka dan menghasilkan pendapatan sekitar Rp 13 miliar per-bulannya.

Saat ini Skye Suites memiliki tiga properti yang berlokasi di Sydney CBD, Green Square dan Parramatta.

“Ini menunjukkan bahwa dinamika pasar sedang berubah,” katanya.

Diakui Iwan, wisatawan lokal cukup banyak untuk menempati hotel yang dihadirkan Crown Group. “Kami tidak bergantung pada wisatawan asing,” katanya.

Peluang Kolaborasi
Iwan Sunito menegaskan telah bernegosiasi dengan sejumlah kelompok yang tertarik untuk melakukan usaha patungan dengan mitra tepercaya dengan rekam jejak yang solid dalam pengembangan dan peningkatan nilai, desain inovatif yang berkualitas.

Rincian usaha patungan dan mitra baru akan diumumkan secara bertahap dalam 12 bulan ke depan. “Mereka tahu bahwa Crown Group memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dalam mengembangkan pembangunan high density dengan fasilitas bergaya resor yang mewah. Mereka juga sangat yakin dengan nilai pengembalian mereka di masa depan dan hasil dari pengembalian itu adalah apa yang ingin mereka capai,” urainya.

Optimisme yang Terukur
Meskipun perbatasan internasional tetap ditutup, Crown Group tetap percaya diri di masa depan berdasarkan inisiatif seperti paket stimulus pemerintah, Jobkeeper yang telah menopang perekonomian Australia.

Hal ini juga terjadi di negara-negara maju utama lainnya di seluruh dunia, catat Sunito, seperti di Amerika Serikat, Pemerintah Biden berencana menyuntikkan US$6 triliun untuk meningkatkan perekonomian.

“Harga properti telah meningkat di Amerika Serikat dalam 12 bulan terakhir, seperti halnya di Sydney,” bebernya.

“Ada kekurangan unit apartemen di area pekotaaan. Kebijakan First Home Buyers (FHB) benar-benar hanya berdampak pada pasar rumah tapak dan tanah dikarenakan harga. Kebijakan tersebut hampir tidak membuat dampak di pasar apartemen karena apartemen di pusat kota mencapai lebih dari $ 1 juta.

“Kota ini akan mengalami krisis pasokan yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan harga lebih jauh dalam pembangunan apartemen dalam kota,” cetus Iwan.

Crown Group melakukan pendekatan ekspansi ini secara hati-hati dan terukur, tambahnya. “Perbatasan internasional mungkin tidak terbuka selama beberapa tahun. Namun kami tetap optimistis dalam strategi pertumbuhan kami,” katanya.

Perusahaan baru-baru ini diakui secara global untuk pengembangan ikoniknya,Arc by Crown Group di jantung kota Sydney dan Infinity by Crown Group di Green Square, keduanya telah memenangkan beberapa penghargaan desain dan konstruksi skala internasional.

Iwan Sunito mengatakan pihaknya sedang berusaha menciptakan komunitas yang menawarkan yang terbaik dari kehidupan apartemen modern dengan fasilitas bergaya resor premium, dikombinasikan dengan kawasan perbelanjaan dan ritel modern serta kawasan kuliner dan perhotelan yang semarak. wid

#australia #crowngroup #indonesia #sydney #wisatawanlokal

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)