Monochrome Batik dan Sepatu Batik Sutra Tandai 10 Tahun Embran Nawawi Berkarya di Jagad Fashion Jawa Timur

387 views
Desainer Embran Nawawi menghadirkan karya terbarunya untuk menandai 10 tahun berkarya di dunia fashion Tanah Air.

iniSURABAYA.com – Embran Nawawi yang menekuni dunia fashion sejak SMU sekitar 35 tahun silam tidak pernah lelah berkarya.

Kali ini, desainer yang juga pendidik itu berkolaborasi dengan perajin batik Suvarnabhumi dari Pamekasan, menciptakan batik bermotif kontemporer dengan warna monokrom hitam putih berbahan sutra yang sangat chic untuk karya fashion etnik maupun modern.

Rancangan tersebut dirilis tepat di usianya yang mencapai 50 tahun pada 5 Juli lalu. Karya itu juga sekaligus menandai perjalanan 10 tahun berkecimpung di dunia fashion, tidak hanya sebagai kreator atau desainer melainkan juga sebagai dosen, peneliti, narasumber dan budayawan muda untuk wastra Indonesia terutama batik Jatim.

“Batik Kontemporer Modern ini sebagai persembahkan saya yang sudah satu dekade  berkarya fashion di Jawa Timur, khususnya di Surabaya,” ungkap Embran.  

Batik di tangan Embran Nawawi memang jadi sebuah media fashion menarik. Untuk karyanya kali ini Embran memadukan isen-isen batik Madura yang dibuat berbentuk kolase atau potongan dan tumpukan, serta diberi warna hitam putih sehingga cocok untuk segala usia dan gender.

Embran juga berkolaborasi dengan Startup Business sepatu hand made dari Surabaya yaitu Damia Shoes  untuk mewujudkan idenya merancang sepatu cantik untuk penggemar fashion Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Berkaca pada kebutuhan fashion wanita yang menyukai sepatu high heels, Embran dan Damia Shoes memasukan batik sutra tersebut sebagai media yang dipadukan dengan kulit domba yang lembut.

Sebagai pengamat budaya terutama kepada wastra dan fashion, Embran mempresentasikan karyanya dengan memadu-padankan sepatu tersebut dalam Kebaya Klasik Modern yang dibalut batik bermotif sama dengan sepatu.

Menurut Embran yang serius menekuni pendidikan tekstil dan fashion di bangku kuliah hingga bergelar magister, fashion di Surabaya sudah sangat berkembang pesat, terutama pada karya fashion yang menggunakan wastra batik.

Surabaya kini bahkan sudah jadi kiblat fashion. Terbukti dengan banyaknya desainer Surabaya yang mengisi wardrobe untuk acara-acara TV, sinetron, film, serta ajang pageants.   Beberapa nama desainer Surabaya juga sudah bercokol di fashion week Asia, Amerika, maupun Eropa.

Yang paling menarik menurutnya adalah selera fashion dari fashionista sudah sangat beragam, dari ready to wear, ethnic fashion, avant  garde, hingga haute couture. ana

#batikmadura #dekade #desainer #embrannawawi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)