Rumah Sakit Lapangan Tembak Siap Dioperasikan, Ini Fasilitas yang Dimiliki

338 views
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya mengamati persiapan Rumah Sakit Lapangan Tembak agar bisa difungsikan mulai Kamis (8/7/2021).

iniSURABAYA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut persiapan Rumah Sakit Lapangan Tembak di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya.

Untuk memastikan kesiapan rumah sakit yang diharapkan bisa menampung ledakan pasien Covid-19 tersebut, Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya kembali melakukan peninjauan pada Rabu (7/7/2021).

Informasi yang diperoleh iniSurabaya.com menyatakan, RS Lapangan Tembak akan mulai dioperasikan, Kamis (8/7/2021). Nantinya rumah sakit ini memiliki kapasitas 1000 bed. Tetapi untuk tahap awal baru tersedia 400 bed, dan langsung diisi sekitar 150 pasien Covid-19.

Hadirnya RS Lapangan Tembak dapat dukungan penuh dari Tri Rismaharini, Menteri Sosial RI.

Rumah sakit ini nantinya diisi oleh pasien Covid-19 dengan gejala ringan, dan sudah mendapat rujukan dari puskesmas. Warga tidak dapat langsung masuk RS Lapangan Tembak tanpa melalui pendataan terlebih dulu dari puskesmas.

Warga yang masuk rumah sakit ini harus melalui puskesmas untuk memudahkan proses tracing. Pasien Covid-19 yang masuk RS Lapangan Tembak wajib membawa KTP, hasil PCR positif, baik dari puskesmas maupun laboratorium lain, dan KK.  

Informasi lain memaparkan, saat ini ada sekitar 150 tenaga kesehatan yang dikerahkan di rumah sakit tersebut. Rumah sakit ini memiliki sejumlah ruangan, mulai dari IGD, radiologi, farmasi, ruang perawat, dan lima gedung rawat inap bagi pasien.

Selain itu juga ada laboratorium yang difungsikan hanya untuk mengambil sample. Sejumlah fasiltias seperti kamar mandi dan air pun telah tersedia.

Fasilitas lain yang tersedia yaitu tempat untuk cuci baju dan pengering pakaian. “Sanitasi sudah disiapkan. Kebetulan memang pembuatan lapangan tembak ini kamar mandi sudah semua. Makanya kami tambahkan untuk tempat cuci baju sama pengering untuk baju pasien. Airnya PDAM sudah disambung kemarin,” kata Lilik Arijanto, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang, Kota Surabaya.

Lilik mengatakan, lantai dua RS Lapangan Tembak akan dipakai sebagai ruang isolasi pasien tanpa gejala. Sementara lantai dasar digunakan untuk pasien yang membutuhkan bantuan tenaga medis.

“Kalau untuk penanganan-penanganan yang khusus memerlukan tenaga kesehatan tidak di lantai atas, tetapi di lantai bawah,” ungkapnya.

Dia menambahkan,”Kalau lantai atas kapasitasnya 100, sedangkan lantai bawah bisa 200 lebih, dan semuanya pakai bed.”    

Saat ini, Pemkot Surabaya sedang memasang wallpaper di setiap ruangan yang bakal digunakan pasien Covid-19. Harapannya, warga yang menjalani perawatan atau isolasi di RS Lapangan Tembak merasa nyaman.

“Saat ini vinyl kami pasang karena memang kalau standarnya sebuah bangsal (rumah sakit) bawahnya memang harus bebas dari debu,” ungkap dia, Selasa (6/7/2021).

Bangunan rumah sakit yang dikelilingi tambak ini berada di pinggir pantai. Untuk menambah kenyamanan pasien, Pemkot Surabaya melengkapi ruangan itu dengan kelambu.

Lilik berharap, pemasangan kelambu dapat membuat pasien tidak terganggu dengan nyamuk atau serangga-serangga kecil. “Kelambu untuk pencegahan nyamuk dan serangga dari luar, agar pasien tidak terganggu,” pungkasnya. ana

#ericahyadi #pasienCovid-19 #rumahsakitlapangantembak #walikotasurabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)