Pelat Kendaraan Akan Berganti, Simak Waktunya Ini

288 views
Warna dasar pelat kendaraan pribadi yang selama ini hitam akan berganti putih dengan tulisan hitam. (foto: IST)

iniSURABAYA.com – Warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan  bakalan diganti. Pelat nomor yang selama ini berwarna dasar hitam, akan diganti dengan warna putih.

Perubahan itu berdasarkan Perpol Nomor 7 Tahun 2021 Pasal 45 Ayat 1 (a), TNKB kendaraan motor perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA), dan Badan Internasional akan berwarna dasar putih dengan tulisan hitam.

Menurut Komisaris Besar M Taslim Chairuddin, Korlantas Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri, rencana tersebut akan dimulai tahun depan. “Kami rencanakan tahun depan, menunggu materialnya ada,” ungkap Taslim sebagaimana dikutip dari kompas.com, Sabtu (14/8/2021).

Taslim menambahkan, pemberlakukan aturan itu dilaksanakan bertahap dan akan menghabiskan material lama terlebih dahulu. Nantinya, perubahan pelat nomor menjadi putih akan berlaku nasional.

Tetapi tidak berlaku pada plat kendaraan pemerintah dan angkutan umum. “Betul berlaku nasional. Untuk kendaraan pemerintah dan angkutan umum tetap. Penambahannya, adalah untuk persiapan berlakunya MEA dan untuk ranmor listrik,” paparnya.

Ketentuan lainnya, lanjut Taslim, nantinya masyarakat yang perlu mengganti pelat nomor putih adalah saat mendapatkan/membeli kendaraan baru, memiliki kendaraan yang masa berlaku TNKB-nya habis, melakukan perpanjangan STNK, dan melakukan perubahan pemilik kendaraan.

“Perubahan ini alami saja. Masyarakat tidak perlu khawatir, tidak akan memberatkan atau membebani masyarakat,” imbuhnya.  

Taslim juga menandaskan, tak ada perubahan biaya terkait perubahan warna pelat kendaraan ini. Pelat diganti karena memang saatnya diganti. Selain itu, dari sisi biaya tidak ada perubahan.

Perubahan hanya warna dasar dan tulisan. Sementara ukuran, ketebalan, dan bahan tetap sama. Dia mengatakan, ada juga pihak yang menilai perubahan ini tidak sensitif di era pandemi, membuat proyek yang belum perlu.

Taslim menyatakan pernyataan itu salah. Karena pengadaan TNKB memang rutin dan anggarannya memang sudah disiapkan setiap tahun sebagai kegiatan rutin agar tetap bisa melayani masyarakat.

Alasan Warna Putih
Sebelumnya, Taslim mengatakan alasan perubahan warna pelat nomor kendaraan untuk mengefektifkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), menilang kendaraan yang melakukan pelanggaran dengan bantuan kamera sebagai bukti pelanggarannya.

“Sifat kamera adalah menyerap warna hitam sebagaimana juga hukum alam cahaya. Itulah mengapa kami perlu melakukan perubahan menjadi warna dasar putih dan tulisan hitam, agar tingkat kesalahan kamera dalam mengidentifikasi ranmor di jalan lebih kecil,” urainya.

Taslim memberi contoh, jika pelat nomor mempunya warna dasar hitam dan tulisan putih, ketika difoto kerap terjadi salah baca. Misalnya angka 5 bisa dikira ‘S’, begitu juga dengan angka 1 yang mirip dengan huruf ‘I’.

Biaya Pelat Nomor Baru
Berbeda dengan membayar pajak tahunan, ketika ingin mengganti pelat nomor lima tahunan, ada tambahan prosedur. Seperti membawa kendaraan untuk cek fisik serta biaya tambahan untuk penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Biaya resmi pembuatan TNKB ini sudah tertulis pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada PP tersebut tertulis bahwa biaya penerbitan TNKB untuk roda dua dan tiga yaitu Rp 60.000 sedangkan roda empat atau lebih Rp 100.000. Untuk pajak lima tahunan, pemilik kendaraan harus mengurusnya langsung ke kantor Samsat induk dan membawa kendaraannya. wid

#kendaraanpribadi #pelatkendaraan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)