Simak Cara Alternatif Guna Hindari Anak Bosan Belajar Daring di Rumah

196 views

iniSURABAYA.com – Saat ini anak-anak Indonesia dari jenjang SD, SMP, hingga SMA telah memasuki tahun ajaran baru di 2021/2022. Keputusan pemerintah terkait PPKM yang masih terus diperpanjang membuat provinsi di Jawa dan Bali diwajibkan terus melaksanakan pendidikan jarak jauh (PJJ).

Sudah hampir dua tahun anak Indonesia belajar secara daring, tanpa tatap muka dan bersosialisasi secara langsung dengan guru dan teman-teman di sekolah.

Rasa jenuh dan lelah pasti muncul. Namun demi kesehatan dan kepentingan bersama, PJJ dinilai masih efektif untuk menghindari anak dari bahaya Covid-19. 

Sebagai orangtua, terdapat beberapa cara dan upaya yang dapat dilakukan untuk hindari rasa jenuh di tengah belajar daring anak. Diantaranya seperti : 

  1. Lebih sering hadir untuk dampingi anak belajar daring
    Dampingi anak belajar secara daring tentu butuh dedikasi waktu khusus bagi orang tua di tengah kesibukan sehari-hari. Namun, orang tua sebagai pendamping aktif dapat mengajak anak diskusi, ulang instruksi guru bila dibutuhkan selama proses belajar hingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bersama anak. 
  2. Lengkapi dan ubah ruang belajar anak secara berkala
    Ruang belajar anak tentu menjadi faktor penting dalam menjaga kondusifnya proses belajar daring. Jika memiliki ruang lebih, tidak ada salahnya mendedikasikan ruangan tersebut untuk menjadi ruang belajar anak. Terlebih lagi pastikan ruangan itu jauh dari distraksi seperti televisi, kasur, dan lainnya. Lengkapi dan mengubah tata letak ruang dapat dilakukan bersama anak guna menumbuhkan rasa semangat dan memiliki. Dan tentu dapat disesuaikan dengan kesukaan anak, seperti dalam pemilihan warna meja dan sebagainya. 
  3. Sediakan perlengkapan belajar anak sesuai dengan kesukaannya
    Perlengkapan belajar yang diperlukan diantaranya seperti tempat pensil, alat tulis, buku tulis, tempat minum, lampu belajar, hingga kursi ergonomis. Kebutuhan ini juga bisa disesuaikan dengan kesukaan anak dan ajak anak memilih karakter favorit mana yang mereka inginkan. Misalnya dalam memilih tempat pensil dengan karakter kartun kesukaan anak. 
  4. Jangan lupa, bermain juga penting!
    Bermain merupakan hak dan kebutuhan semua anak. Orang tua dapat melengkapi permainan yang sesuai usia anak guna mengasah kreativitas anak. Kegiatan bermain anak yang terganggu ternyata menjadi masalah serius bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama proses anak dalam membangun watak atau karakter sosial. 

Zalorasebagai destinasi fesyen daring, kecantikan, gaya hidup utama di Asia, berupaya terus hadir dalam memenuhi kebutuhan pelanggan Indonesia, tidak terkecuali untuk kebutuhan anak-anak.

Untuk itu, Zalora menggandeng Kidz Station pada kampanye Kids Carnival yang berlangsung pada 8-14 Agustus guna menghadirkan berbagai produk anak-anak, seperti kebutuhan sekolah dan bermain yang dapat dilengkapi untuk aktivitas dari rumah. 

“Di tengah waktu yang tidak pasti seperti saat ini, penting bagi kami untuk mendukung kebutuhan pelanggan Indonesia tidak terkecuali untuk kebutuhan anak-anak,” tegas Bimo Darmoyo, Associate Marketing Director Zalora Indonesia.

Bimo percaya bahwa kegiatan belajar dan bermain sama pentingnya dan merupakan aktivitas yang baik untuk tumbuh kembang anak, baik secara kognitif, fisik, maupun emosional.

“Untuk mendukung hal itu, orang tua Indonesia kini bisa melengkapi koleksi mainan dan belajar anak bersama Kidz Station dan Zalora, dengan penawaran diskon hingga 70 persen dan tambahan voucher belanja sebesar Rp 30.000,” ungkapnya. 

Kidz Station yang merupakan bagian dari lini bisnis PT MAP Aktif Adiperkasa menjadi toko mainan favorit anak-anak dan telah menyapa masyarakat di seluruh penjuru Indonesia melalui gerai luringnya. Bahkan kini melebarkan jangkauannya dengan berkolaborasi bersama platform e-commerce, salah satunya Zalora. wid

#kidscarnival #kidzstation #zalora

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)