Inilah Pernyataan Sikap Jaringan Informan Ahli Terkait Perundungan di KPI Pusat

155 views

iniSURABAYA.com – Peristiwa perundungan dan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kerja Komisioner Penyiaran Indonesia (KPI) seperti yang dilaporkan MS menyentuh empati banyak pihak.

Hal yang sama juga dirasakan tim informan ahli yang saat ini menjadi mitra KPI dalam menilai indeks kualitas program siaran televisi. Tak heran bila mereka yang tergabung dalam jaringan informan ahli KPI wilayah Surabaya mendukung KPI mengawal dan menuntaskan kasus ini sesuai hukum yang berlaku.  

“Pernyataan sikap ini telah kami sampaikan secara resmi ke KPI per-hari ini (Sabtu, 4/9/2021),” tegas Putri Aisyiyah, juru bicara tim informan ahli melalui rilisnya ke redaksi iniSurabaya.com.

Selanjutnya, Putri berharap kepada masyarakat agar tidak melakukan perundungan tahap dua di media sosial dan mengedepankan perspektif pro korban dalam melihat persoalan ini.

Jaringan informan ahli terdiri dari individu yang memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian terhadap kualitas program siaran televisi. Para individu ini berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari budayawan, praktisi media, dosen, peneliti, dan aktivis sosial.

Para informan bertugas memberikan penilaian berkala pada program-program siaran TV berdasarkan aturan yang berlaku (UU Penyiaran, UU Pers, P3SPS, dan aturan lain terkait dengan isi siaran). ana

Berikut isi lengkap pernyataan sikap:

PernyataanSikap
Jaringan Informan Ahli Indeks Kualitas Program Siaran TV Wilayah Jawa Timur
Tentang Kasus Perundungan dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerja KPI

Menyikapi surat terbuka saudara MS pada tanggal 1 September 2021 perihal perundungan dan kekerasan seksual yang ia alami di lingkungan kerjanya di kantor Komisi Penyiaran Indonesia, maka kami yang tergabung dalam jaringan informan ahli Indeks Kualitas Program Siaran TV wilayah Surabaya menyatakan:

  1. Rasa keprihatinan kami yang mendalam atas dugaan kasus perundungan dan kekerasan seksual yang dialami oleh saudara MS.
  2. Mendukung para penegak hukum dan seluruh lembaga terkait memproses kasus dugaan perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan KPI, sesuai hukum yang berlaku di Indonesia
  3. Menentang segala bentuk tindakan amoral, termasuk perundungan dan kekerasan seksual, yang terjadi kapanpun, di manapun dan pada siapapun.
  4. Penyintas berhak mendapatkan perlindungan, pendampingan dan pemulihan secara psikologi dari Negara
  5. Mendukung KPI meningkatkan kualitas budaya organisasi sebagai langkah preventif kasus perundungan dan atau kekerasan seksual di kemudian hari.
  6. Mengingatkan kepada masyarakat agar arif menerima dan  memproduksi pesan atau informasi terkait kasusi ni, serta tidak melakukan perundungan tahap kedua di dunia maya maupun di dunia nyata
  7. Mendukung terwujudnya program siaran yang sehat, yaitu program siaran yang memberikan informasi akurat dan kredibel, hiburan yang edukatif, serta pesan yang berpihak pada harkat martabat manusia

Demikian pernyataan sikap ini kami buat dengan kepercayaan penuh bahwa penegakan keadilan dan rasa kemanusiaan masih mendapatkan tempat luhur di Bangsa dan Negara Indonesia.

Surabaya, 2 September 2021.

Tertanda:

  1. Awang Dharmawan
  2. I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa / IGAK Satrya Wibawa
  3. Putri Aisyiyah Rachma Dewi
  4. Yenny Lutfiana
  5. M Himawan Sutanto
  6. AAI Prihandari Satvika Dewi / Vika Wisnu
  7. Estiningtiyas Nugraheni
  8. Gilang Gusti Aji
  9. Parmin
  10. Fajar Arifianto Isnugroho
  11. Irfan Wahyudi
  12. Nurudin

#komisipenyiaranindonesia

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)