Rilis Ulang Single Joy Division, David Bay Ajak Nostalgia di Single ‘Love Will Tear Us Apart’

255 views
David Bay

iniSURABAYA.com – Di semester kedua 2021, David Bay, produser rekaman asal Jerman merilis ulang single milik Joy Division berjudul ‘Love Will Tear Us Apart’.

Cover indie-pop groovy dari hit post-punk 1980 ini tentu dilakukan setelah ada persetujuan dari anggota band rock Joy Division, Stephen Morris, Bernard Sumner dan Peter Hook.  

‘Love Will Tear Us Apart’ pernah dinobatkan menjadi ‘single terbaik sepanjang masa’ oleh NME pada tahun 2002, dan ‘salah satu lagu terbaik yang pernah ada’ oleh Rolling Stone pada tahun 2004 dan 2011.

Seperti analog bertemu digital, dan retro bertemu modern, ‘Love Will Tear Us Apart’ menampilkan lagu klasik modern yang membuat penikmat musik ingin beranjak dari kursi dan menari.

Mendokumentasikan rasa takut dari ‘kehilangan cinta yang penuh gairah’ dan ketakutan yang datang dengan ‘rasa baik-baik saja’ karena merasa tidak stabil dalam waktu yang lama, David Bay menceritakan euforia keintiman dan romantisme sensual dalam lagu ini.

Rasa gembira saat jatuh cinta dapat dirasakan oleh pendengar melalui lagu ini. Berikut kutipan resmi dari David Bay mengenai single ini :

”I think, if you do a cover, you really have to give the track your spin and I really hope I managed to do just that. From a new-wave 80’s classic, I’ve changed the song into an electronic disco blend that could fit into a playlist right next to artists like Franc Moody, Roosevelt or Purple Disco Machine. I did this track back in 2017. I’m super excited about this and can not wait to hear how the world embraces this one compared to the original. We sent it over to Joy Division’s publisher and shortly after we were allowed to release it by all remaining members of the band; Stephen Morris, Bernard Sumner and Peter Hook – crazy!”

‘Love Will Tear Us Apart’ yang juga disiapkan untuk diliput oleh music tastemakers dan media outlet di 50 negara di seluruh dunia, akan menjadi megahit dengan video musik sinematografi yang menarik secara visual yang disutradarai oleh sutradara sekaligus aktor Jerman, Faraz Shariat. 

Faraz Shariat sendiri memiliki film pada tahun 2020 ‘No Hard Feelings’ yang saat ini memegang peringkat 100 persen di Rotten Tomatoes dan menerima banyak pujian kritis.

David Bay memulai karier dengan musik seperti The 1975 dan merilis musik melalui label Kitsune dan diynamic music. David Bay adalah bintang yang sedang naik daun dalam dunia nu-disco dan alternatif indie dance.

Musiknya telah ditampilkan di music channel Majestic Casual & Houseum. Dia juga memproduksi karya-karya yang diakui orang-orang kritis seperti Phenomenal Handclap Band, Toy Tonics dan Les Loups.

David menjalankan label kecil (Zissou Records) sebagai sampingan dan mengatur pesta kecil dan intim di sekitar Jerman. David Bay telah melakukan banyak remiks dan telah memproduksi musik untuk Booka Shade & Monkey Safari sejak memulai kumpulan bandnya pada usia 13 tahun.

Remiksnya telah ditampilkan di daftar playlist Apple Music & playlist Spotify Indie Brandneu. wid

#davidbay #joydivision #lovewilltearusapart

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)