Siap Saingi Malaysia dan Singapura, Surabaya Bakal Hadirkan Wisata Medis, Seperti Ini Konsepnya

485 views
ILUSTRASI: Ruangan kamar hotel bintang 4 di Surabaya

iniSURABAYA.com – Surabaya bakal mengembangkan wisata medis. Jika program tersebut terwujud, nantinya penduduk negeri ini, khususnya warga Kota Surabaya tak perlu lagi berobat ke luar negeri.

Menurut Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, wisata medis yang diharapkan dapat menyaingi Malaysia dan Singapura itu dilakukan bekerjasama dengan Universitas Airlangga dan kalangan perhotelan serta restoran di Surabaya.

“Surabaya punya dokter yang hebat. Rumah sakit dengan kualitas pelayanan kelas satu. Serta hotel yang memiliki fasilitas lengkap. Kenapa ketiganya tidak dikolaborasikan,” cetusnya.

Eri mengaku, wisata medis tersebut bermula beberapa bulan lalu ketika bertemu Prof Muhammad Nasih, Rektor Unair. Pertemuan tersebut memunculkan sejumlah gagasan.

“Salah satunya, ide medical tourism,” tuturnya.  

Eri lalu memaparkan data, tidak sedikit pasien Indonesia yang berobat ke luar negeri. Contohnya, Malaysia, Taiwan, dan Tiongkok. ’’Hampir 70 persen rumah sakit di luar negeri diisi pasien Indonesia,’’ bebernya.

Surabaya sejatinya bisa menghadirkaan wisata medis. Modal sebagai kota metropolis sangat cukup. Kota ini memiliki rumah sakit yang didukung lebih dari 50 faskes. Dan total ada 17 RS yang berkolaborasi dengan pemkot.

Guna mendukung program wisata medis, Pemkot pun merancang buku panduan yang berisi keterangan fasilitas unggulan rumah sakit.

Rumah sakit itu juga memiliki peralatan modern serta canggih. Ditambah lagi kemampuan tenaga kesehatan (nakes). Dokter dan perawat di Surabaya sudah menunjukkan bukti kemampuan kota ini memberikan pelayanan terbaik.

Untuk menggelar wisata medis, dibutuhkan penunjang lain, yaitu fasilitas tempat menginap bagi keluarga pasien. “Ada banyak hotel di Surabaya,’’ paparnya.

Dengan wisata medis itu, dia berharap warga tak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri. “Datang saja ke Surabaya!” tandas Eri.

medicaltourism.id
Kolaborasi itu terlihat saat soft launching medical tourism untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang hendak berobat.  

Layanan digital bernama medicaltourism.id hasil kreasi dr Niko Azhari Hidayat, Dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini sebagai upaya memfasilitasi dan mempromosikan pariwisata medis.

Dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Unair mengatakan platform digital tersebut akan menggunakan konsep ‘end to end’.

Konsep itu berarti melayani wisatawan medis mulai penjemputan sejak di bandara, kesediaan akomodasi, pengantaran ke fasilitas medis serta trip wisata pemulihan hingga kembali tempat asal,” paparnya usai acara peluncuran medicaltourism.id di Novotel Samator Surabaya.

Menurut dr Niko hadirnya medicaltourism.id akan memicu warga lebih percaya pada pengobatan dalam negeri. “Orang Indonesia banyak berobat ke luar negeri. Padahal Indonesia punya banyak dokter hebat dan tenaga kesehatan (nakes) lainnya,” imbuhnya.

Karena itu, Niko mengajak semua elemen masyarakat sama-sama terlibat dalam memperbaiki sektor ekonomi dan kesehatan. ana

#kotaSurabaya #perhotelan #rumahsakit #walikotasurabaya #wisatamedis

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)