20.000 Kamar Hotel Sudah Dipesan, Tapi Bandara Ngurah Rai Masih Sepi Turis di Hari Pertama Pembukaan Pariwisata Bali, Koster Beri Jawaban Begini

291 views
ILUSTRASI : Bandara Ngurah Rai (foto: IST)

iniSURABAYA.com | DENPASAR – Meski pemerintah sudah mengizinkan Bali menerima kedatangan wisatawan asing, ternyata masih belum ada kunjungan turis mancanegara di di hari pertama pembukaan pariwisata internasional di Pulau Dewata, Kamis (14/10/2021). 

Wayan Koster, Gubernur Bali menyatakan, belum adanya wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung pada hari pertama ini diduga karena ada sejumlah dokumen perjalanan yang harus disiapkan. Mulai dari bukti vaksin hingga hasil negatif tes PCR. 

“Karena regulasinya baru keluar, tentu butuh waktu, wisatawan dan negaranya juga butuh waktu,” ungkap politikus PDIP ini.
Menurut Koster, ketentuan masa karantina lima hari dari pemerintah Indonesia tidak akan memberatkan wisman. Dia meyakini wisman yang datang ke Bali berkualitas dan bijak. 

“Indonesia menurut saya moderat, tidak terlalu memberatkan karantina lima hari,” tuturnya.

Koster menambahkan, secara umum Bali sudah siap menyambut kedatangan wisman dari 19 negara yang sudah ditentukan pemerintah pusat. Adapun daftar 19 negara tersebut adalah :
Saudi Arabia,
United Arab Emirates,
Selandia Baru,
Kuwait,
Bahrain,
Qatar,
China,
India,
Jepang,
Korea Selatan,
Liechtenstein,
Italia,
Prancis,
Portugal,
Spanyol,
Swedia,
Polandia,
Hungaria, dan
Norwegia.

Pemerintah juga menetapkan sejumlah syarat untuk berkunjung ke Bali di antaranya sudah vaksinasi lengkap dan hasil negatif uji PCR H-3 sebelum keberangkatan.

Wisman harus mengisi aplikasi e-HAC Internasional yang diintegrasikan dengan Aplikasi PeduliLindungi dan Aplikasi WeloveBali. Tak hanya itu, wisman juga diminta memiliki asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USD 100.000 yang mencakup pembiayaan penanganan Covid-19.

Saat di Bandara I Gusti Ngurah Rai mereka wajib menunjukkan dokumen yang sudah terisi lengkap sesuai aplikasi e-HAC, persyaratan keimigrasian dan mengikuti uji swab PCR.

Setelah itu wisman juga harus menjalani karantina selama lima hari di 35 hotel yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

20.000 Kamar Sudah Dipesan  
Di sisi lain, Koster memaparkan, sudah ada 20.000 kamar hotel yang dipesan wisman. Karena itu Koster optimistis wisman mulai berkunjung ke Bali pada November 2021.

“Dari laporan yang saya terima kemarin dari 19 negara memang sudah ada yang pesan hotel. Kalau ditotal itu bulan November yang pesan ada 20.000-an per hari kemarin,” tutur Koster saat jumpa pers di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (14/10/2021).

Lebih lanjut Koster mengungkapkan, sebanyak 20.000 kamar tersebut dipesan wisman dari 11 negara di antaranya China, India, Jepang, Korea Selatan, Perancis, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

“Dalam hari-hari ke depan saya kira akan terjadi peningkatan pemesanan dari berbagai negara,” pungkasnya. ap/dbs

#bandarangurahrai #pulaubali #turisasing #wisatawanmancanegara

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)