Finalis Puteri Indonesia Jatim Diminta Bisa Jadi Teladan, Arumi Bachshin: Minimal untuk Lingkungan Terdekat

209 views
Arumi Bachsin (busana hitam) bersama Puteri Indonesia Jatim 2020 (tiga dari kiri) dan Puteri Indonesia Jatim 2021.

iniSURABAYA.com – Arumi Bachsin, Ketua Dekranasda Jawa Timur mengingatkan agar para finalis Puteri Indonesia Jatim bisa menemukan passion dan sekaligus memiliki ‘nilai’ yang relevan di masyarakat.

Hal itu, menurut Arumi, sangat penting agar mereka nantinya mampu membawa perubahan yang positif bagi masyarakat. “Tidak perlu menunggu besok malam pada saat grand final. Tetapi sekarang sudah mulai menjadi teladan!” tegas Arumi saat menghadiri Pembukaan Karantina Puteri Indonesia Jatim 2021 di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Kamis (30/9/2021).

Arumi menambahkan, 12 finalis Puteri Indonesia Jatim harus menyadari bahwa saat ini mereka bisa menjadi teladan bagi perempuan maupun bagi lingkungan terdekat.

“Minimal di mana teman-teman kalian tinggal,” tandasnya. Arumi berharap, sikap teladan dapat terwujud dari para finalis Putri Indonesia Jatim.

Arumi mengakui semua orang pasti memiliki perilaku baik dan buruk. Namun, para finalis Puteri Indonesia Jatim ini diberi kesempatan untuk memilih, sisi mana yang hendak ditunjukkan.

Maka dari itu, lanjutnya, dibutuhkan latihan dan kesabaran untuk bisa mengontrol dan juga mengatur pola semacam itu. “Itulah yang dituntut dari kalian semua. Hal ini menjadi tanggung jawab yang luar biasa bagi diri sendiri, keluarga dan juga bagi Jawa Timur,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Arumi mengatakan pula bahwa jadi finalis Puteri Indonesia tidak sekadar bermodal cantik. Tetapi, harus dilengkapi dengan ‘nilai’ positif yang dimiliki.

Perempuan keturunan Belanda, Jerman, dan Palembang ini kemudian menunjuk Ayu Maulida Putri sebagai contoh lantaran kesuksesannya meraih gelar Puteri Indonesia 2020 sehingga punya kesempatan melaju di pentas Miss Universe 2020.

“Selain fisiknya yang luar biasa, dia (Ayu Maulida) mempunyai value atau visi dan misi yang ingin disampaikan melalui keunikan desanya. Itu menjadi penilaian yang sangat penting,” urainya.

Guna memudahkan para finalis Puteri Indonesia Jatim memperoleh nilai yang hendak disuarakan, lanjut Arumi, kuncinya adalah menemukan passion yang ada dalam diri di setiap individu.

“Teman-teman finalis Puteri Indonesia Jatim tinggal menyesuaikan dengan passionnya. Kalau sudah ketemu, passion itu tinggal dicocokkan dengan isu-isu yang bukan hanya terjadi di Jatim tetapi di Indonesia dan juga global,” cetusnya.

Arumi lalu memberi contoh passion di dunia kecantikan yang identik dengan perempuan.

Dibandingkan zaman dahulu, sekarang adalah masa yang tepat bagi perempuan karena punya kesempatan jauh lebih besar untuk melakukan perubahan.

Arumi menekankan bahwa kecantikan direpresentasikan di setiap bentuk tubuh, baik yang kecil maupun gemuk semuanya seksi. Atau yang warna kulit putih, sawo matang, bahkan yang lebih gelap pun tetap cantik.

“Peluang ini yang bisa kita suarakan kemudian diangkat menjadi isu global. Kita bisa menghargai setiap wanita dari setiap warna kulitnya dan bentuk rambutnya yang lurus sampai keriting,” tegasnya.

Arumi mengingatkan, yang paling penting adalah nilai seseorang itu kemudian disambungkan dengan passion masing-masing. “Tanpa passion sulit untuk menjiwai dan menjalankan bahkan mewujudkan hal tersebut,” ujarnya

Penting bagi Arumi untuk menemukan passion dan memiliki nilai. Apabila tidak segera menemukan keduanya, maka ajang mengikuti kontes Puteri Indonesia ibarat pisau bermata dua. Satu sisi membawa kebaikan, di sisi lain menjadi musibah.

Sisi baiknya menjadi Putri Indonesia adalah membuka peluang untuk menyuarakan isu-isu sederhana yang memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan masyarakat namun jarang untuk dibahas.

Ketika menemukan dan memiliki kemauan yang tinggi, finalis Puteri Indonesia bisa menjadi media sekaligus fasilitas untuk mencapai tujuan yang memang dibutuhkan masyarakat.

Sebaliknya, kata Arumi, jika tidak menemukan passion yang tepat dan tidak pada mindset yang tepat, maka menjadi tekanan yang luar biasa bagi finalis Puteri Indonesia.

“Maka awalnya adalah membentuk mindset untuk memastikan apakah ini passion kita. Apakah ini yang kita inginkan. Kalau hati bilang iya, lakukan dan jangan takut apapun untuk menggapai cita-cita,” tandasnya

Adapun dalam acara pemilihan Finalis Puteri Indonesia Jatim 2021 ini dihadiri Mega Angkasa (Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia), Eksi Ayuningtyas (Cluster General Manajer Grand Mercure Surabaya City & Mercure Surabaya Manyar), Maharani (Pembina Ikatan Alumni Puteri Indonesia/IAPI Jatim), Reyza Fitri Aninda (Ketua IAPI Jatim), serta RR Ayu Maulida (Puteri Indonesia 2020 sekaligus Miss Universe Indonesia 2020). ana

#arumibachsin #grandmercuresurabayacity #ketuadekranasdajatim #puteriindonesiajatim

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)