6 Desainer Singapura Turut Unjuk Karya di Surabaya Fashion Parade 2-5 Desember 2021

453 views
Surabaya Fashion Parade ke-14 bakal digelar secara luring dan daring pada 2-5 Desember 2021.

iniSURABAYA.com – Setelah sempat mundur beberapa kali, Surabaya Fashion Parade (SFP) ke-14 dipastikan bakal digelar pada 2-5 Desember 2021. Dalam penyelenggaraan kali ini, SFP akan digeber secara hybrid.

Untuk pentas luring, lebih dari 60 desainer dari berbagai kota di Indonesia bakal unjuk karya secara bergantian setiap hari lewat peragaan busana di ruang Chameleon Hall Tunjungan Plaza 6 lantai 5 Surabaya.

Bagi penikmat fashion dari luar Kota Surabaya yang tak bisa datang langsung di lokasi, tetap bisa menyaksikan rangkaian kegiatan setiap hari yang disajikan secara streaming melalui live streaming YouTube dan IG Live Surabaya Fashion Parade.

Yang tak kalah menarik, pentas fashion bergengsi kali ini juga menampilkan rancangan para desainer dari Singapura. “Ada enam desainer Singapura yang memastikan turut memeriahkan SFP ke-14 ini,” ungkap Alben Ayub Andal, koordinator SFP ke-14 kepada iniSurabaya.com.

Keterlibatan desainer Singapura ini, diakui Alben mendapat bantuan sepenuhnya dari Singapore Tourism Board. “Jadi kalau misal desainernya tidak bisa datang karena kondisi masih belum memungkinkan, tetapi karya mereka bakal diperagakan bersama randangan para desainer Indonesia,” paparnya.  

Alben meyakini, antusiasme para desainer ini sepenuhnya untuk memajukan industri fashion yang mulai menggeliat. “Jujur awalnya banyak pihak ragu apakah SFP tahun ini masih bisa diselenggarakan. Kami juga kesulitan meyakinkan sponsor,” ujar desainer dari Indonesia Fashion Chamber ini.  

Tetapi, belakangan para desainer dari luar Kota Surabaya, seperti Bandung dan Jakarta makin banyak yang menyatakan keinginannya untuk gabung di SFP 2021. “Dari Surabaya, dipastikan para desainer terkenal yang ada di Surabaya semuanya ikut SFP 2021,” tegas Alben.

Tetap terselenggaranya SFP tersebut tak lepas dari dorongan Dian Apriliana Dewi, penggagas sekaligus founder SFP. “Tidak boleh stop. Dan ternyata, semakin mendekati hari pelaksanaan, peserta yang ingin dilibatkan semakin banyak,” kata Dian mendukung pernyataan Alben.  

Diakui Dian, agenda SFP ini sebelumnya rutin disajikan pada bulan Mei. Sebab, SFP sudah diakui Pemkot Surabaya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Pahlawan.

Tetapi, dalam dua tahun belakangan SFP digelar di akhir tahun mengingat kondisi pandemi yang belum benar-benar hilang. “SFP tidak hanya menjadi even lokal, namun juga internasional,” tandasnya.

Dian menekankan, SFP bertujuan untuk  memberi wadah pegiat fashion mulai dari desainer, pengajar, perajin, model hingga siswa sekolah fashion untuk terlibat. “SFP akan terus mengiringi para desainer untuk tetap berkarya, terutama dalam kondisi pandemi yang membawa dampak besar bagi pelaku industry fashion,” ujarnya. ap

#ciclo #desainer #singapura #surabayafashionparade

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)