Dianggap Paling Siap, Kota Surabaya Bakal Jadi Contoh Penerapan PTM Bagi Daerah Lain

409 views
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat meninjau pelaksanaan PTM di sebuah SMP di Kota Surabaya.

iniSURABAYA.com – Kota Surabaya bakal dijadikan percontohan nasional menuju Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Pasalnya Kota Surabaya dinilai pemerintah pusat berhasil cepat dalam menangani pandemi Covid-19 serta penyelenggaraan PTM.

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya mengaku menerima kunjungan kerja dr Andani Eka Putra, tenaga ahli Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada Senin (15/11/2021) lalu.

Dalam pertemuan itu, salah satunya membahas mengenai pelaksanaan PTM di Surabaya. “Salah satunya ketika Surabaya ini sudah 100 persen vaksinnya, sudah level 1, (vaksin) lansia sudah 94 persen. Maka ada kesepakatan bersama empat menteri, itu akan 100 persen sekolahnya Surabaya,” kata Eri, Rabu (17/11/2021).

Pria yang akrab disapa Cak Eri ini menambahkan, pemerintah pusat menilai, Surabaya adalah daerah yang paling siap melaksanakan kebijakan itu.

“Kota Surabaya dijadikan acuan. Karena selama ini asesmennya, cek lapangan, setelah itu melakukan (Surveilans) 10 persen di sekolah tadi itu ternyata Surabaya yang paling siap,” tandasnya.

Karena itu, Surabaya bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota atau kepala daerah lain di Indonesia. 

Bagi Cak Eri, yang terpenting adalah PTM di Surabaya dapat berjalan. Sebab, ketika pelajar hanya mengikuti pendidikan melalui daring, maka akan sangat sulit bagi mereka untuk lebih intens memahami pembelajaran yang diberikan.

“Yang penting pendidikan ini berjalan. Yang kedua selalu saya katakan minta izin orang tua,” katanya.

Meski demikian, Cak Eri kembali menegaskan bahwa sekolah bukanlah satu-satunya tempat penularan Covid-19. Sebab, bisa saja anak itu tertular Covid-19 ketika bermain atau beraktivitas di luar sekolah.

“Jadi sekolah bukan satu-satunya tempat penularan. Kalau sekolah dilarang tapi anaknya di rumah dibiarkan, tidak pakai masker dan nanti waktunya sekolah kena, terus sekolah yang disalahkan,” tegasnya.

Makanya, Wali Kota Eri berpesan kepada seluruh masyarakat agar saling introspeksi diri, saling menjaga dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) di manapun berada.

Dengan gotong-royong dan kerja sama, ia meyakini pandemi Covid-19 bisa terlewati.

“Saya berharap semua yang ada di Surabaya selalu introspeksi diri, menjaga prokes, tidak saling menyalahkan. Inilah Surabaya, yang penuh gotong-royong, Insya Allah Covid-19 bisa dilewati,” pesannya. ana

#ericahyadi #kotaSurabaya #pembelajarantatapmuka

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)