Hadirkan ‘Victorian Romance’, Desainer Muda Asal Blitar Turut Memeriahkan Panggung SFW 2021

344 views
Diah Ayu Nurul Agustin, siswi SMA Negeri 3 Blitar ini turut memeriahkan Surabaya Fashion Week dengan rancangan bertajuk ‘Victorian Romance’.

iniSURABAYA.com – Setelah sempat ‘tiarap’ akibat pandemi Covid-19 yang merebak sejak awal tahun 2020, panggung bagi pelaku industri kreatif, khususnya di bidang rancang busana kembali digelar.

Kali ini Surabaya Fashion Week (SFW) yang digelar selama sepekan mulai 31 Oktober hingga Minggu (7/11/2021) ini didukung 35 desainer dari berbagai kota di Indonesia.

Selain desainer dari kota/kabupaten di Jawa Timur, ada pula yang dari Yogyakarta dan Bali gabung di panggung fesyen yang mengangkat tema ‘Surabaya dari Masa ke Masa dan UMKM Journey’ ini.

Mereka diberi kesempatan memamerkan karya secara langsung di hadapan penikmat fashion selama tiga hari berturut-turut, yaitu 5-7 November 2021. Setiap harinya ada sekitar 10-11 desainer unjuk karya lewat model-model yang melenggang di catwalk.

Desainer yang turut memeriahkan SFW 2021 sangat beragam, mulai dari yang pemula hingga senior.

Salah satu desainer yunior itu adalah Diah Ayu Nurul Agustin. Siswi SMA Negeri 3 Blitar ini menyuguhkan koleksi busana pengantin modern bertajuk ‘Victorian Romance’.

“Inspirasinya adalah pakaian para wanita yang hadir di pesta bangsawan Eropa,” ujar Diah yang baru menginjak usia 17 tahun ini.

Untuk karyanya ini, Diah menggunakan bahan duchess dilapisi tile. Di bagian pundaknya dia pasang kain organza yang dipadu brokat.

Agar makin elegan, Diah memasangkan mahkota sehingga membuat penggunanya bak puteri di pesta sakral. Meski sederhana, dress Victorian Romance ini kian tampak mewah karena pemilihan warna pastel, seperti baby orange, cokelat milo, dan baby purple dipadukan detil brokat bertabur mutiara dan kristal.  

Sementara desainer kondang Tikno Wiroyudo mengangkat tema Lirak Lirik Lurik untuk gelaran SFW 2021. “Inspirasinya dari galaran, alas tempat tidur di pedesaan zaman dulu yang saya angkat untuk tema busana kali ini,” paparnya.

Selain menggunakan kain lurik, desainer asal Bojonegoro ini memadukannya dengan denim dan sentuhan batik. Busana karya Tikno kian elegan dengan hadirnya aksesoris by NeoL.

Tikno menghadirkan 10 koleksi yang terbagi delapan rancangan busana pria dan dua baju untuk perempuan. Baju dengan warna-warna dominan cokelat, biru, dan hijau ini pas untuk aktivitas sehari-hari.

“Modelnya simple, dan semua murni kasual. Bisa untuk ke kantor, atau juga sekadar rileks jalan-jalan,” urainya. ap

#blitar #bojonegoro #desainer #nextmanagement #surabayafashionweek

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)